5 Faktor Sukses Budidaya Tanaman Sayuran

Loading...

Sayuran adalah sebutan umum bagi tumbuhan yang biasanya mengandung kadar air tinggi dan dikonsumsi dalam keadaan segar atau setelah diolah. Mengkonsumsi sayuran sangat bagus untuk pertubuhan tubuh. Ini karena didalam sayuran mengandung banyak nutrisi. Nutrisi yang terkandung dalam sayuran yang satu dengan sayuran yang lainnya pun berbeda-beda, meskipun begitu pada umumnya sayuran mengandung sedikit protein atau lemak, dengan kandungan karbohidrat, vitamin, provitamin, mineral dan mineral yang bermacam-macam.

Sayuran dapat dikonsumsi dengan cara bermacam-macam, baik secara makanan utama maupun sampingan. Sayuran sudah menjadi hal yang tidak terpisahkan dengan masyarakat Indonesia, didalam setiap hidangan menu sayuran pasti akan melengkapi. Nah, bagi anda penggemar sayuran dan ingin membudidayakannya dirumah. Berikut 5 faktor sukses budidaya tanaman sayuran:

1. Bibit

Kunci utama dalam budidaya adalah mempunyai bibit yang berkualitas. Kita harus ketahui benar ciri khas atau karateristik bibit yang akan kita tanam tersebut. Menurut pengalaman perlakuan apapun yang akan kita berikan kepada tanaman kita selama bibitnya tidak baik niscaya tidak akan membuahkan hasil yang maksimal. Jadi sekali lagi kunci utama sukses budidaya tanaman sayuran adalah mempunyai bibit yang berkualitas. Bibit berkualitas dapat berasal dari perbanyakan secara generative atau vegetatif.

Loading...

2. Pupuk

Kita harus paham benar, berapa jumlah pupuk yang dibutuhkan oleh tanaman kita. Selain itu juga jenis pupuk apa yang disenangi oleh tanaman yang sedang kita budidayakan, secara luas poin yang kedua ini juga meliputi tentang kesuburan tanah kita. Bahwa petani harus mengetahui berapa tingkat kesuburan tanahnya yang akan digunakan untuk membudidayakan tanamannya. Karena pupuk ini sangat erat kaitannya dengan kesuburan tanah baik itu ditinjau dari kimia, biologi dan fisika tanah.

3. Pengolahan Tanah

Tanah merupakan media untuk tumbuh dan berkembangnya suatu tanaman. Pengolahan tanah sangat penting untuk mengaktifkan mikroorganisme dan memperbaiki aerasi tanah. Pengolahan tanah juga berfungsi untuk mengendalikan hama-hama yang berada dalam tanah termasuk telurnya. Sehingga dalam arti luas adalah kita harus menyediakan media tanam yang sesuai dengan kebutuhan tanaman kita.

4. Air

Lebih dari 90 % bagian tubuh tanaman adalah air sehingga air merupakan kebutuhan dasar dan wajib dalam budidaya tanaman. Air juga merupakan media transportasi unsur hara dari akar atau daun ke seluruh bagian tanaman.

5. Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit sebenarnya kita tidak bisa hanya mengandalkan dengan pestisida saja tetapi juga harus kita kombinasikan dengan poin satu sampai empat. Sebagai contoh dalam pengendalian penyakit tanaman oleh sebab cendawan, kita tidak bisa hanya mengandalkan fungisida saja, tetapi kita harus memulai pengelolaannya dari awal. Bagaimana mengatur jarak tanam, pemberian pupuk, pengolahan tanah dan sebagainya.

Itulah beberapa faktor sukses budidaya tanaman sayuran, bagi sobat yang ingin membudidayakan tanaman sayuran dirumah, tidak ada salahnya memperhatikan faktor-faktor diatas. Selain dapat mencegah terjadinya gagal panen, dengan mencegah resiko sejak dini dapat meningkatkan hasil panen. Salam pertanian

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *