Cara Budidaya Bengkoang dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Loading...

Bengkoang adalah salah satu jenis buah-buahan yang cukup dikenal terutama dalam dunia kecantikan. Meski demikian, kegunaan bengkoang tidak terbatas untuk mempercantik diri saja, melainkan juga bagi kesehatan tubuh. Bengkoang sendiri mengandung air yang cukup melimpah sehingga cocok digunakan sebagai penyuplai cairan bagi tubuh.

Keberadaan cairan yang cukup banyak dalam bengkoang, juga bisa digunakan sebagai buah untuk membantu program diet sekaligus cocok bagi penderita diabetes. Bengkoang memiliki banyak khasiat dalam menyehatkan tubuh karena mengandung banyak senyawa yang bagus untuk tubuh, berikut berbagai senyawa yang terkandung dalam buah bengkoang, yaitu: vitamin A 21 IU, vitamin E, vitamin K, zat besi, thiamin, seng, magnesium, kalsium, kalium, phyto-nutrisi, mangan, energi, tembaga, karbohidrat, lemak, protein, niacin, serat, kolestrol, karoten, riboflavin, asam pantotenat dan pyridoxine.

Dengan banyaknya kandungan zat-zat yang terkandung dalam buah bengkoang, tidak heran jika buah yang satu ini mampu menyehatkan tubuh bagi mereka yang gemar mengkonsumsinya. Selain mengandung banyak nutrisi yang bagus untuk tubuh, tanaman bengkoang juga mudah untuk dibudidayakan. Berikut cara budidaya bengkoang yang mudah untuk sobat pelajari.

Loading...

Cara Budidaya Bengkoang

Tanaman bengkoang adalah tumbuhan yang menjalar, tanaman ini bisa memiliki panjang hingga 5-6 meter. Bengkoang biasanya diambil umbi dan dimanfaatkan sebagai bahan makanan, umbi bengkoang diolah menjadi tepung sebelum akhirnya dibuat bahan makanan dan obat-obatan.

Di Indonesia ada dua varietas bengkoang yang dibudidayakan, yaitu verietas genjah dan badur. Bengkoang varietas genjah lebih cepatmasa panennya yaitu 4-5 bulan sedangkan bengkoang varietas badur umur panennya lebih lama yaitu antara 7 sampai 11 bulan. Pada ulasan kali ini, kami akan membahas mengenai varietas genjah .

Budidaya bengkoang cocok dilakukan didataran rendah hingga ketinggian 1500 meter dari permukaan laut. Namun ketinggian idealnya adalah 200-800 meter dari permukaan laut dengan curah hujan sekitar 700-1000 mm per tahun. Suhu ideal untuk tumbuh berkisar antara 25 hingga 28oC. Bengkoang bisa tumbuh baik di tanah lempung berpasir dengan kandungan hara tinggi dan keasaman ada pada kisaran 4,5-8 pH.

1. Penyiapan benih bengkoang

Benih bengkoang bisa didapatkan dengan dua cara, pertama menyeleksi dari tanaman yang ada. Caranya pilih beberapa tanaman yang terlihat sehat, kemudian biarkan tanaman tersebut tumbuh berbunga sampai mengeluarkan polong. Sedangkan tanaman lainnya tetap dipangkasi bunganya, karena tanaman bengkoang yang bunganya tidak dipangkas tidak akan menghasilkan umbi.

Polong yang tumbuh hingga tua, setelah itu polong siap dipanen sebagai benih. Apabila benih akan disimpan, sebaiknya jangan dibuka kulit polongnya. Kalaupun dibuka dari kulitnya harus disimpan ditempat yang kering dan tertutup rapat. Dengan penyimpanan yang baik benih biasanya bertahan hingga 1 tahun.

Cara yang kedua adalah dengan menyeleksi benih dari hasil panen. Pilih beberapa umbi yang kualitasnya bagus, bisa dilihat dari ukuran dan bentuknya. Kemudian simpan umbi tersebut ditempat yang memiliki kelembaban cukup. Biarkan tumbuh tunas pada umbi tersebut. Setelah tunas tumbuh, seleksi tunas tersebut. Tunas yang paling baik adalah yang paling dekat dengan pusat umbi. Kemudian tanam bengkuang tersebut, dan biarkan bunganya tumbuh hingga menghasilkan polong. Setelah itu polong bisa dipanen sebagai benih. Cara kedua ini biasanya menghasilkan benih yang lebih baik dari cara pertama.

2. Pengolahan tanah dan penanaman

Pertama-tama tanah dibajak atau dicangkul dengan tujuan menggemburkan tanah. Kemudian buat bedengan agar drainase tanah berjalan baik. Lebar bedengan 1 meter dengan tinggi 20-25 cm, panjang bedengan disesuaikan dengan kontur lahan. Atur jarak antar bedengan sebesar 40-50 cm.

Tebarkan atau campurkan pupuk kandang atau kompos. Dosis pupuk dasar kira-kira 20 ton per hektar. Kemudian aduk hingga merata. Setelah itu buat lubang tanam dengan cara ditugal sedalam 5-7 cm. Dalam satu bedeng buat dua baris lubang dengan jarak dalam baris 25 cm dan jarak antar baris 30 cm. Masukkan benih bengkoang pada setiap tugalan sebanyak 1 biji lalu timbun dengan tanah. Lalu siram secukupnya untuk mempertahankan kelembaban tanah.  Kebutuhan benih bengkoang kira-kira 25-30 kg per hektar.

Sebelum benih ditanam sebaiknya rendam dahulu benih selama 6-12 jam, kemudian tiriskan dan biarkan selama satu hari. Nanti akan terlihat calon-calon tunas tumbuh pada biji bengkoang. Baru setelah itu biji bisa ditanam.

3. Perawatan bengkoang

Bengkoang termasuk tanaman yang tahan kekeringan. Namun jika terjadi kekeringan ekstrim, lakukan penyiraman secukupnya. Perlu diingat penyiraman jangan dilakukan setengah basah, hal ini akan membuat tanaman mati dan layu.

Ketika tanaman berumur 2 minggu biasanya batangnya sudah tumbuh dan mulai menjalar, pada umur ini bisa dilakukan penyiangan tergantung kondisi dilahan. Pada saat ini juga dilakuakn penyulaman jika ada tanaman bengkoang yang tidak tumbuh. Namun penyulaman sebaiknya menggunakan kacang tanah, tidak memakai begkuang lagi. Karena pada umur seperti ini, bengkoang baru tidak bisa mengejar yang lainnya. Penyulaman dengan kacang tanah berfungsi juga untuk memperkaya nitrogen tanah.

Pada umur 3 minggu lakukan pemupukan tambahan dengan kompos kering ataupun sekam ayam. Satu bedengan bengkoang bisanya membutuhkan sekitar 20 kg, atau kira-kira 20 ton per hektar. Untuk pemberian pupuk tambahan sebaiknya dissesuaikan dengan penampakan tanaman, bila terlihat kurang gizi berikan pupuk tambahan secara penuh. Namun apabila tanaman tumbuh subur kurangi pemberian pupuk untuk menghemat pengeluaran.

Pada umur satu bulan mulai lakukan proses pengguntingan pucuk daun pada semua tanaman yang ada. Biasanya setelah penguntingan pertama akan muncul banyak tunas baru. Pengguntingan kedua dilakukan ketika bengkoang berumur 2 bulan. Lakukan lagi pengguntingan pucuk dan bunga.

Pengguntingan dilakukan apabila minimal 80% bunga telah mekar, karena apabila pengguntingan dilakukan pada saat bunga belum mekar maka umbi bengkoang yang terbentuk tidak akan bulat membesar, namu akan seperti wortel yakni kecil dan memanjang. Pada waktu pengguntinga kedua ini, pilihlah 10-20 tanaman dalam satu bedeng yang akan dijadikan bibit. Untuk tanaman yang akan dijadikan bibit ini, jangan dilakukan pengguntingan bunganya, tapi biarkan supaya bunganya menghasilkan biji. Selanjutnya lakukan prosedur pembenihan seperti yang diterangkan di atas.

Pada umur 3,5 bulan lakukan pengguntingan ketiga. Gunting semua bunga dan daun muda termasuk bunga yang ada diketiak-ketiak daun, jangan sampai terlewat. Setelah pemotongan ketiga perkembangan umbi terjadi sangat cepat.

4. Pengendalian hama dan penyakit

Budidaya bengkoang biasanya tidak memiliki banyak hama dan penyakit. Namun tetap harus mewaspadai timbulnya bercak taun, tungau daun merah dan kumbang. Untuk menangani hama dan penyakit lakukan rotasi tanaman dengan palawija lain, pengolahan tanah yang paripurna, sanitas kebun dan pemilihan benih atau bibit yang baik.

5. Pemanenan bengkoang

Tanaman bengkoang mulai bisa dipanen setelah berumur 4 bulan masa tanam. Pemanenan dilakukan dengan cara dicabut atau digali. Budidaya bengkoang yang baik akan bisa menghasilkan 7-8 ton per hektar.

Manfaat Bengkoang bagi Kesehatan

Buah bengkoang, cukup banyak ditemukan disekitar kita mulai dari pasar tradisional hingga pasar modern. Bengkoang sendiri mengandung banyak zat sehat yang berguna untuk menyehatkan tubuh. Adapun beragam manfaat bengkoang bagi kesehatan antara lain adalah sebagai berikut.

1. Mengobati Maag

Maag merupakan salah satu jenis gangguan pada perut yang cukup sering menyerang. Terutama bagi mereka yang sering makan telat, ada baiknya segera ganti pola makan anda agar terhindar dari maag. Maag dapat membuat seseorang mengalami gangguan perut yang terasa begitu melilit hingga pekerjaan pun terpaksa diabaikan. Untuk mengobati penyakit maag, anda bisa menggunakan bengkoang. Karena didalam buah bengkoang banyak mengandung  senyawa alkali yang baik untuk menurunkan kadar asam lambung di dalam tubuh.

2. Mengobati Sariawan

Sariawan membuat penderitanya merasa tidak nyaman bahkan saat berbicara atau makan. Meski tergolong sebagai penyakit ringan, namun sariawan yang tidak segera diobati, akan membuat penderita merasa tersiksa hingga sariawan tersebut hilang. Mengatasi sariawan, dapat dilakukan dengan cara mengkonsumsi buah bengkoang. Banyak orang mengatakan jika buah bengkoang mampu mengatasi sariawan dalam waktu yang singkat. Ini karena buah bengkoang mengandung vitamin C yang berguna untuk mengatasi sariawan.

3. Melancarkan Pencernaan

Gangguan pencernaan merupakan gangguan kesehatan yang harus segera diatasi, jika anda tidak ingin bermasalah dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Pencernaan yang tengah bermasalah dapat membuat asupan nutrisi tidak dicerna dengan baik sehingga nutrisi tidak bisa mencukupi kebutuhan tubuh.

Dalam menghindari gangguan penyakit pencernaan ada baiknya anda mengonsumsi bengkoang secara rutin. Buah yang satu ini kaya akan serat yang baik bagi kesehatan pencernaan anda. Konsumsi bengkoang juga membantu mengatasi sembelit. Alhasil, BAB bisa lebih lancar.

4. Memperlancar ASI

Manfaat bengkoang yang satu ini, baik dikonsumsi oleh ibu yang tengah menyusui. Saat menyusui, ibu hamil diharapkan mengonsumsi banyak makanan sehat yang berguna dalam menjaga kesehatan sekaligus untuk memperlancar ASI mereka. ASI merupakan minuman sehat yang harus dipenuhi oleh ibu, jika ingin bayinya tumbuh dengan baik dan sehat.

5. Mengatasi Alergi pada Kulit

Alergi pada kulit bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Manfaat buah bengkoang, bisa pula digunakan dalam mengobati alergi pada kulit kita.

6. Mengobati Diabetes

Meski bengkoang memiliki rasa yang manis namun ternyata buah yang satu ini boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes dan bahkan dianjurkan. Mereka dengan diabetes, ada baiknya mengonsumsi bauh bengkoang secara teratur dan dalam batas yang dianjurkan.

7. Mengobati Beri-beri

Manfaat buah bengkoang, juga bnisa digunakan unytuk mengatasi beri-beri. Buah yang satu ini menganung vitamin B1 yang cukup banyak sehingga baik untuk mengatasi penyakit beri-beri.

8. Mengobati Penyakit Wasir

Wasir merupakan salah satu gejala penyakit yang terjadi akibat adanya gangguan dalam pencernaan. Wasir sendiri bisa diatasi menggunakan jus bengkoang yang secara rutin di konsumsi terutama setelah anda bangun tidur. Bengkoang mengandung serat alami yang baik dalam mengatasi gangguan kesehatan pencernaan satu ini.

9. Mencegah Terjadinya Penuaan Dini

Buah bengkoang mengandung vitamin C yang cukup tinggi yang dapat digunakan sebagai makanan penangkal radikal bebas sekaligus membuat kulit awet muda.

10. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Satu lagi manfaat bengkoang bagi kesehatan yaitu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Konsumsi bengkoang, membantu anda untuk mendapatkan tubuh sehat dan terbebas dari radikal bebas. Bengkoang yang dikonsumsi secara teratur dapat membantu menghindarkan anda dari yang namanya kanker, batuk serta rasa dingin yang kerap melanda.

Bengkoang merupakan salah satu jenis buah yang cukup mudah ditemukan di lingkungan sekitar dan dijual dengan harga yang murah. Bengkoang bukan hanya enak dikonsumsi secara langsung namun juga enak dijadikan sebagai campuran untuk membuat rujak. Demikianlah uraian mengenai cara Budidaya Bengkoang dan Manfaatnya bagi kesehatan. Semoga dengan adanya tulisan ini dapat menambah wawasan sobat mengenai buah bengkoang.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *