Cara Budidaya Gambas dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Loading...

Gambas adalah jenis sayur yang sering digunakan dalam masakan tradisional Indonesia. Biasanya gambas dipadukan dalam sayur sop atau sayur bayam. Gambas memiliki bentuk lonjong dengan kulit yang kaku dan keras, namun isinya memiliki tekstur yang empuk. Gambas mudah ditemukan di pasar tradisional ataupun pasar modern. Harganya pun murah sehingga terjangkau bagi masyarakat. Banyak juga ibu rumah tangga yang menanam gambas di kebun mereka. Karena tanaman ini mudah hidup di iklim tropis seperti Indonesia.

Kandungan Buah Gambas

Buah gambas memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan. Dalam gambas terdapat berbagai vitamin dan mineral yang sangat baik untuk tubuh. Vitamin yang ada dalam gambas adalah vitamin A, vitamin B1, dan vitamin C. Sedangkan kandungan lainnya ada zat besi, kasium, fosfor, kalori, karbohidrat, dan lemak. Gambas juga merupakan sumber serat yang baik untuk sistem pencernaan tubuh.

Budidaya Gambas

Meski bisa digolongkan ke dalam jenis sayuran minor, gambas adalah salah satu sayuran yang cukup digemari. Hal ini karena rasanya yang enak dan menyegarkan di perut. Pohon gambas ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, misalnya saja daunnya yang sering dimanfaatkan untuk lalapan ataupun untuk diolah menjadi obat sakit demam.

Loading...

Jika kita melihat ke pasar, terutama di pasar-pasar tradisional, kita akan melihat jenis sayuran ini banyak tersedia. Hal ini menandakan bahwa gambas adalah salah satu jenis sayuran yang digemari dan mempunyai banyak konsumen. Membudidayakan gambas mungkin bisa menjadi kegiatan menarik yang menguntungkan. Atau mungkin jika kita mempunyai lahan kosong di rumah, mengapa kita tidak coba manfaatkan saja dengan menanam tanaman sayur ini. Di bawah ini akan disampaikan informasi mengenai cara budidaya gambas.

Lahan Budidaya Gambas

Bagi Anda yang ingin membudidayakan gambas untuk urusan bisnis, maka sebaiknya Anda mempelajari teknik budidaya gambas secara sungguh-sungguh. Di sini kami akan coba sampaikan beberapa informasi pokok mengenai budidaya gambas sehingga para pembaca sekalian setidaknya akan tahu gambaran tentang budidaya tanaman gambas setelah membaca tulisan ini. Kita akan mengawali pembahasan ini dengan mempelajari lokasi ideal bagi tumbuh kembang tanaman gambas.

Gambas bisa hidup subur baik di dataran tinggi maupun di dataran rendah. Yang terpenting yaitu bahwa tanaman ini dapat tumbuh subur dengan kondisi udara kering, namun tetap memerlukan cadangan air yang cukup untuk sepanjang tahun. lingkungan yang baik bagi tumbuh kembang gambas yaitu daerah dengan suhu antara 18 derajat hingga 25 derajat celcius, dan tingkat kelembaban udara pada angka 50 atau 60 persen. Tanaman ini dapat beradaptasi dengan segala jenis tanah, namun agar hasil panen optimal, kita sebaiknya memilih atau mengolah tanah hingga memiliki tingkat kesuburan yang cukup baik.

Pembibitan Gambas

Penanaman gambas bisa kita mulai dari proses pembenihan maupun menanam langsung bibit tanaman gambas yang sudah siap tanam. Proses pembenihan dilakukan dengan mengambil biji-biji gambas dari buah yang sudah tua (berwarna kecoklatan dan kering). Selanjutnya biji-biji tersebut dikeringkan dan bisa mulai disemaikan. Penyemaian biasanya dilakukan di dalam toples yang berisi arang maupun abu sekam.

Setelah bibit tumbuh dan memiliki 3 sampai 5 daun, yang prosesnya kira-kira memerlukan waktu sekitar 2 sampai 3 minggu, bibit bisa mulai ditanam di atas lahan yang sesungguhnya. Lahan tersebut pastinya harus diolah terlebih dahulu, kira-kira 2 minggu sebelumnya, dengan dibajak dan dipupuk. Selain itu perlu juga dibuat guludan atau bedengan di atas lahan, setelah itu kita buat lubang-lubang tanam di atasnya dengan jarak tanam sekitar 35 cm persegi.

Cara Menanam Gambas

Cara menanam gambas cukup gampang, bibit yang telah mulai tumbuh tinggal kita tanam saja di dalam lubang-lubang yang telah disiapkan. Kemudian satu hal lagi yang penting mengenai cara tanam gambas yaitu bahwa waktu yang paling tepat untuk menanam bibit-bibit tersebut yaitu ketika musim hujan. Setelah itu, tanaman harus kita siram secara teratur.

Selanjutnya yang penting juga dalam proses perawatan tanaman yaitu menyediakan media rambat karena tanaman gambas termasuk tumbuhan yang merambat. Rambatan tersebut bisa kita buat dari kayu-kayu maupun bambu yang telah dikerjakan sedemikian rupa, kemudian kita tancapkan di samping masing-masing pohon gambas. Biasanya pemasangan media rambatan ini akan dilakukan ketika gambas telah berumur 2 minggu.

Manfaat Buah Gambas

Apa sih manfaat gambas? sampai-sampai sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Selain memiliki rasa yang enak, ternyata gambas juga mengandung banyak nutrisi yang bagus untuk kesehatan tubuh. Kandungan nutrisi yang terkandung dalam gambas bahkan bisa mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit. Penasaran apa saja manfaat gambas bagi kesehatan? Simak uraian singkat berikut ini.

1. Meningkatkan Produksi ASI

Ternyata gambas memiliki manfaat yang sangat banyak. Salah satunya adalah meningkatkan produksi ASI. Manfaat gambas untuk meningkatkan produksi ASI sama seperti manfaat daun katuk sebagai booster ASI bagi ibu menyusui. Tentu saja hal ini akan sangat baik bagi ibu menyusui. Karena untuk meningkatkan produktifitas ASI tidak harus memakan daun katuk saja, namun juga dapat dengan mengkonsumsi gambas.

2. Mengatasi Penyakit Asma

Salah satu dari berbagai tanaman yang dapat mengatasi penyakit asma adalah gambas. Meskipun tidak dapat menyembuhkan secara total, namun gambas dapat meredakan gejala yang ditimbulkan karena penyakit asma seperti sesak nafas dan nafas pendek.

Caranya pun cukup mudah untuk mengobati asma dengan menggunakan gambas, yaitu:

  • Pilih gambas muda, lalu cuci dengan bersih
  • Setelah itu blender dan menjadi jus
  • Bisa juga menambahkan gula secukupnya agar tidak mual saat diminum
  • Agar hasilnya maksimal minum jus tersebut dua kali sehari
3. Mengobati Cacingan

Cacingan menjadi penyakit yang umum terjadi pada anak-anak. Namun ternyata gambas dapat dimanfaatkan untuk mengobati penyakit cacingan. Bagian dari gambas yang dapat digunakan sebagai obat cacingan adalah bijinya.

Caranya mudah, cukup tumbuk biji gambas sampai halus, lalu seduh dengan air panas, dan minum satu kali sehari sampai cacingan hilang. Meskipun yang sering sakit cacingan adalah anak-anak, orang dewasa juga dapat meminum ramuan obat cacingan ini dengan kadar yang berbeda.

4. Melancarkan Peredaran Darah

Kandungan antioksidan dalam gambas dapat membantu melancarkan sistem peredaran darah. Dengan lancarnya sistem peredaran darah dapat menjaga kesehatan badan. Dan metabolisme tubuh menjadi terjaga. Badan pun menjadi tidak mudah lemas. Selain itu imunitas atau daya tahan tubuh akan lebih terjaga dan membuat tubuh lebih terlindungi dari berbagai macam penyakit. Caranya pun cukup mudah, yaitu mencampurkan gambas ke dalam masakan yang dikonsumsi sehari hari. Dengan rutin mengkonsumsi gambas, peredaran darah akan lebih lancar.

5. Mengobati Radang Usus

Saat tiba-tiba radang usus menyerang Anda dapat memberikan pertolongan pertama dengan menggunakan gambas yang sudah tua. Caranya dengan memanggang gambas yang sudah tua hingga kering. Kemudian tumbuk dan seduh dengan air panas. Seteah itu minum dua kali sehari hingga radang usus mereda.

6. Mengobati Radang Tenggorokan

Saat anda atau anggota keluarga di rumah sedang terserang penyakit radang tenggorokan, salah satu obat alami untuk mengatasinya adalah buah/sayur gambas. Anda dapat memanfaatkan gambas sebagai pereda radang, karena kandungan gizi yang ada didalamnya sangat ampuh meredakan segala jenis radang, termasuk radang tenggorokan. Anda cukup meminum jus gambas muda 2 sampai 3 kali sehari.

7. Mengobati Radang Kelenjar Telinga

Radang kelenjar telinga merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus atau bisa juga bakteri. Dan gambas ternyata memiliki kandungan nutrisi yang dapat mengobati penyakit radang kelenjar telinga tersebut. Cara mengolahnya agar dapat dijadikan ramuan obat adalah dengan memotong gambas kecil-kecil kemudian rebus gambas dan juga daun sambiloto hingga mendidih. Minuman air tersebut diminum dua hingga tiga kali sehari untuk meringankan dan mengobati penyakit radang kelenjar telinga.

8. Mencegah Diabetes

Dalam gambas terdapat kandungan cucurbitasin yang ada pada bijinya. Senyawa ini ternyata memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh. Salah satunya adalah dapat menurunkan kadar gula darah. Gula darah yang terlalu tinggi tidak baik bagi tubuh dan menyebabkan penyakit diabetes atau penyakit gula.

Kandungan cucurbitasin yang ada pada biji gambas dapat membantu mencegah penyakit diabetes dan bahkan mengobati penyakit diabetes. Cara agar biji gambas dapat dimanfaatkan menjadi obat diabetes adalah dengan memanggang biji gambas hingga kering lalu tumbuk sampai halus, kemudian larutkan dalam air panas dan minum 1 hingga 2 kali sehari.

Demikian uraian singkat mengenai cara budidaya gambas dan manfaat gambas bagi kesehatan. Semoga artikel ini dapat membawa manfaat dan menambah pengetahuan sobat mengenai gambas.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *