Cara Budidaya Tebu dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Loading...

Tebu merupakan salah satu jenis tanaman serba guna yang banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Tebu tidak hanya dijadikan sebagai bahan pembuatan gula melainkan juga banyak di jual di jadikan sebagai bahan untuk pembuatan minuman segar.

Tebu mengandung banyak manfaat bagi kesehatan karena kandungannya yang melimpah. Tebu sendiri selain dikonsumsi dalam bentuk gula, atau minuman, juga bisa dikonsumsi secara langsung dengan cara memotong batangnya dan dihisap airnya. Air tebu yang menyegarkan, tentu mampu mengatasi gangguan dehidrasi yang sering dirasakan saat cuaca panas.

Selain mengandung banyak nutrisi yang bagus untuk kesehatan tubuh, membudidayakan tanaman yang satu ini ternyata tidak terlalu sulit lho sob. Bagi sobat yang ingin membudidayakan tanaman tebu, sobat bisa mengikuti tahap-tahapan di bawah ini.

Loading...

Cara Budidaya Tebu

Untuk membudidayakan tanaman tebu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan para pembudidaya. Selain keadaan tanah dan cuaca, pemilihan bibit sangat menentukan keberhasilan dalam budidaya tebu. Memilih bibit yang salah dapat berpengaruh pada hasil panen yang di dapat. Berikut beberapa langkah yang harus diperhatikan dalam budidaya tebu.

Cara Budidaya Jamur Tiram dari Benih Hingga Panen

1. Iklim dan Keadaan Cuaca

Cara budidaya tebu yang baik sangat bergantung pada iklim dan cuaca. Tebu akan tumbuh dengan sangat baik di daerah beriklim panas, seperti Indonesia ini, dengan suhu 25 sampai 28 derajat Celsius. Selain itu, daerah yang paling baik untuk ditanami tebu adalah daerah dengan curah hujan 100 mm/tahun.

2. Keadaan Tanah

Jenis tanah yang paling baik untuk ditanami tanaman tebu adalah jenis tanah alivial, regosol, podsolik atau mediteran. Kandungan pH dalam tanah yang paling baik untuk tanaman tebu adalah antara 6,4 sampai 7,7 atau keadaan keasaman netral. Hal ini penting dalam teknik budidaya agar bisa menghasilakn tebu yang baik.

3. Mempersiapkan Lahan

Tanah yang akan ditanami tanaman tebu perlu dipersiapkan dengan dua cara yaitu dibajak dan reynoso. Proses pembajakan dilakukan pada tanah kering dengan tujuan untuk menjadikannya gembur. Pada proses ini, dibuat alur-alur untuk menanam bibit tebu sedalam 20 cm. Untuk proses reynoso, proses pengolahan tanah dilakukan pada area yang akan ditanami pohon tebu dengan kedalaman sekitar 40 cm dan berbentuk seperti cekungan. Proses ini dilakukan pada tanah yang mengandung banyak air.

4. Memilih Bibit Tebu

Bibit tebu yang bisa digunakan ada 4 macam, yaitu bibit pucuk, bibit batang muda, bibit rayungan dan bibit siwilan. Bibit pucuk diambil dari tebu yang berumur 12 bulan dengan mengambil 2 sampai 3 tunas muda dengan panjang 20 cm. Bibit batang muda berasal dari tebu yang berumur 5 sampai 7 bulan yang diambil dari seluruh batang tebu yang dibagi menjadi 2 atau 3 bagian untuk masing-masing stek. Bibit rayungan adalah bibit yang diambil dari tebu yang memang dibudidayakan untuk keperluan pembibitan. Bibit rayungan adalah bibit tebu yang diambil dari pucuk tebu yang sudah mati.

5. Waktu Penanaman Tebu

Waktu yang paling tepat untuk memulai penanaman tebu adalah saat cuaca cerah. Untuk daerah dengan tipe iklim kering, waktu yang paling tepat untuk menanam tebu adalah pada bulan Oktober sampai Desember. Untuk tipe iklim daerah basah, waktu yang paling tepat untuk bercocok tanam tebu adalah pada awal musim kemarau.

6. Proses Penanaman Tebu

Untuk daerah kering, teknik menanam tebu yang baik adalah menggunakan stek yang mempunyai 8 sampai 9 mata tunas dengan jarak 1 meter tiap stek. Tiap stek ditanam pada juringan dengan kedalaman 1,25 sampai 1,35 meter. Untuk daerah dengan iklim basah, stek yang digunakan adalah stek dengan 3 mata tunas dengan teknik tumpang tindih atau bersentuh ujung. Satu tips yang bisa anda gunakan bila anda kekurangan tenaga untuk menanam tebu didaerah ini adalah menggunakan tebu dengan 5 sampai 6 mata tunas yang dipotong menjadi dua.

7. Penyiraman Tebu

Penyiraman adalah langkah pertama pemeliharaan tanaman tebu. Penyiraman dilakukan pada tanaman tebu dengan melihat keadaan tanah dan cuaca. Selain itu, penyiraman sebaiknya dilakukan setelah proses pemupukan dan paling lama adalah 3 hari setelah pemupukan.

8. Penyulaman Tebu

Penyulaman perlu dilakukan untuk mengganti pohon atau bibit tebu yang tidak tumbuh dengan baik. Proses ini dilakukan pada bibit bagal yang berumur 2 sampai 4 minggu dan bibit rayungan yang berumur 2 minggu. Proses ini harus segera dilakukan agar tidak mengganggu produksi dan bila penyulaman tidak berhasil, maka, harus segera dilakukan prose penyulaman yang baru.

9. Penyiangan Tebu

Proses penyiangan dapat dilakukan dengan mencangkul dan memotong gulma yang mengganggu. Akan tetapi, pada daerah kering dimana terdapat banyak jenis tanaman gulma yang mengganggu, proses ini bisa dilakukan dengan menggunakan herbisida, seperti Karmex, DMA, Amexon, Gesapax, Sanvit dan Gramoxon. Pelaksanaan proses ini dibedakan menjadi 4 bagian, yaitu pre emergence, late pre emergence, post emergence I dan post emergence II.

10. Pemupukan Tebu

Proses memupuk dilakukan dengan menggunakan pedoman pemupukan P3GI. Jenis pupuk yang digunakan adalah pupuk ZA, SP36 dan KCL. Pemupukan diberikan secara bertahan dan menyesuaikan dengan kebutuhan tanaman tebu dan lahan.

Panduan Cara Ternak Jangkrik untuk Pemula

11. Hama dan Penyakit Tebu

Hama yang paling sering menyerang tebu, terutama pada masa pembibitan adalah ulat pengerek. Untuk mencegah hal ini, maka perlu dipilih varietas tebu yang tahan hama. Selain itu, bisa juga menggunakan predator alam hama ini, yaitu Trichogama sp, Lalat Jatiroto atau denganmenggunakan pestisida yaitu menyemprotkan Thiodan 35 EC.

12. Pemanenan Tebu

Pemanenan tanaman tebu dilakukan dengan mencangkul area tanam sedalam 20 cm. Batang tebu disisakan 3 ruas bila ingin ditumbukan kembali atau dicabut sampai akarnya bila lahan ingin dibongkar. Pucuk tebu dibuang dan batang diikat dengan jumlah 20-30 batang/ikat untuk digiling. Waktu pemanenan dilaksanakan pada bulan kering, antara April sampai Oktober.

Nutrisi dalam Tebu

Tebu mengadung berbagai zat yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Berikut berbagai zat yang terkandung dalam tebu : gula, karbohidrat, air, protein, lemak, niasin, asam pantotenat, roboflavin, tembaga, mangan, kalium, fosfor, magnesium dan zat besi. Bukan hanya rasanya yang khas dan menyegarkan, tebu juga mengandung banyak zat sehat seperti yang telah diulas di atas. Tidak heran jika mengkonsumsi tebu dalam jumlah yang cukup, mampu membuat badan menjadi lebih sehat.

Manfaat Tebu bagi Kesehatan

Tebu

Selain diolah untuk bahan baku industri, Tebu ternyata dapat juga dikonsumsi secara langsung. Bahkan mengkonsumsi tebu sangat baik untuk kesehatan tubuh. Ini karena tebu kaya akan kandungan nutrisi yang bagus untuk kesehatan tubuh. Berikut beberapa manfaat tebu untuk kesehatan yang perlu sobat ketahui.

1. Aman bagi Para Penderita Diabetes

Bagi para penderita diabetes, ada baiknya anda secara hati-hati memilih pemanis yang akan anda konsumsi sehari-hari. Sumber energi atau sumber pemanis sebaiknya dipilih dari bahan alami yang tidak berbahaya bagi kesehatan apalagi memperburuk penyakit yang tengah diderita seperti halnya diabetes.

Ragam jenis gula tambahan yang dapat menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi tinggi, sebaiknya dihindari. Untuk pemanis sendiri, anda bisa menggunakan air dari gula tebus yang cukup aman bagi penderita diabetes. Gula alami yang terdapat dalam tebu, dapat membuat kadar gula dalam tubuh turun mengingat kandungan glikemik gula yang rendah dibandingkan dengan olahan gula lainnya.

2. Menghilangkan Dahaga

Manfaat tebu untuk menghilangkan dahaga memang telah terjamin, terlebih ketika musim kemarau datang maka asupan air yang cukup harus terpenuhi jika tidak ingin tubuh kekeringan. Dalam menghindari dehidrasi, anda juga bisa mengonsumsi air yang berasal dari air tebu. Ini karena air tebu juga  mengandung mineral yang cukup banyak. Bukan hanya mengatasi gangguan dehidrasi, namun air tebu juga bisa meningkatkan energi sehingga aktivitas juga menjadi lebih lancar.

3. Mencegah Terjadinya Infeksi Pada Lambung

Di dalam air tebu, terkandung zat kalium dengan jumlah yang cukup tinggi. Kalium sendiri berguna dalam membantu mengendalikan otot serta syaraf sehingga tubuh bisa tetap dalam kondisi yang baik. Manfaat kalium dari tebu, berguna untuk mengatasi beragam jenis infeksi yang bisa menganggu kesehatan lambung. Bahkan dengan air tebu keluhan pencernaan seperti halnya diare atau sembelit juga bisa disembuhkan.

4. Menurunkan Resiko Tekena Penyakit Ginjal

Salah satu bahaya kekurangan energi dari sumber protein bagi tubuh adalah penyakit ginjal. Mengonsumsi air tebu, merupakan salah satu cara membantu ginjal agar mampu bekerja secara baik dengan menyaring semua cairan dalam tubuh mulai dari darah dan air.

Di dalam air tebu, juga terkandung zat yang bernama alkali, dimana zat ini merupakan zat sehat untuk mengatasi gangguan ginjal. Untuk mendapatkan manfaat ginjal yang satu ini, anda disarankan untuk mengonsumsi air tebu paling tidak dua kali dalam satu minggu.

5. Mengatasi Berbagai Jenis Kanker

Kanker merupakan salah satu jenis penyakit yang mematikan. Dalam mengatasi kanker, anda bisa menggunakan bahan alami sebagai pengobatannya, salah satunya adalah dengan menggunakan tebu. Ini karena di dalam tebu, terkandung antioksidan yang cukup kuat, sehingga mampu membantu menghentikan penyebaran kanker.

Keberadaan antioksidan dalam tebu, akan tercampur dengan mineral yang berasal dari makanan lain untuk kemudian mencegah datangnya semua jenis kanker yang berbahaya.

Cara Ternak Ikan Lele dari Benih Hingga Panen

6. Meningkatkan Energi

Manfaat tebu bagi tubuh, salah satunya adalah untuk meningkatkan jumlah energi. Tanpa energi, manusia akan mengalami hambatan dalam bergerak akibat tubuh yang terasa lemas. Alhasil, gangguan aktivitas pun akan terjadi. Tebu mengandung glukosa alami yang berguna dalam meningkatkan kekuatan tubuh. Terutama di saat musim panas, penggunaan tebu dalam meningkatkan energi pun sekaligus penghilang dahaga, akan semakin terasa.

7. Menjaga Kesehatan Tubuh

Tebu mengandung banyak jenis zat sehat yang berguna dalam menyehatkan tubuh. Selain itu mengkonsumsi tebu juga membantu anda dalam menjaga tubuh dari serangan berbagai jenis penyakit. Hal ini dikarenakan, tebu mengandung zat sehat yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

8. Kesehatan Kulit

Tebu juga dapat digunakan untuk mempercantik tubuh dimana salah satunya adalah menjaga kulit agar tetap terjaga. Mengkonsumsi tebu secara cukup, dapat menghindarkan anda dari kulit yang kusam dan wajah yang berminyak. Bagi kaum hawa, manfaat tebu yang satu ini tentunya sangat menggiurkan, bukan? Nah, bagi anda yang ingin kulitnya tetap sehat dan terjaga mengkonsumsi tebu bisa menjadi alternatifnya.

Itulah beberapa manfaat tebu untuk kesehatan. Ternyata selain digunakan untuk bahan baku pembuatan gula, tebu juga dapat di manfaatkan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Jadi tidak ada salahnya untuk memasukkan tebu sebagai minuman yang wajib kamu konsumsi seiap harinya.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *