Pengertian Rantai Makanan, Jaring-jaring Makanan dan Contohnya

Loading...

Hai sobat, apa kabar? Semoga kabar kalian baik-baik saja. Dalam kesempatan kali ini admin ingin membahas mengenai rantai makanan. Mungkin diantara sobat sudah banyak yang mengetahui dan memahami apa itu rantai makanan. Namun tidak bisa dipungkiri jika masih ada yang belum memahami atau baru mempelajari apa itu rantai makanan. Nah bagi sobat yang ingin tau lebih mengenai rantai makanan, sobat bisa menyimak penjelasan berikut ini.

Pengertian Rantai Makanan

Rantai makanan adalah perpindahan energi makanan yang berasal dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau dapat juga dengan melalui jenjang makan. Rantai makanan adalah salah satu bagian dari jaring makanan, rantai makanan bergerak secara linear dari produsen hingga ke konsumen yang paling atas. Panjangnya rantai makanan dipengaruhi dengan seberapa banyak titik yang menghubungkan pada setiap antar tingkatan trofik. Pada setiap tahap pemindahan energi, sekitar 80%–90% energi potensial kimia akan hilang sebagai panas, karena itu langkah rantai makanan umumnya terbatas 4-5 langkah. Semakin pendek rantai makanan semakin besar energi yang tersedia.

Rantai makanan merupakan sebuah ide dari ilmuwan yang berasal dari Arab yang bernama Al-Jahiz pada abad ke-9, kemudian dipopulerkan kembali oleh Charles Sutherland Elton tahun 1927.

Loading...

Dalam sebuah rantai makanan terdapat 3 macam “rantai” pokok yang menghubungkan antar tingkatan trofik, yaitu adalah rantai pemangsa, rantai parasit, dan rantai saprofit. Terdapat 2 tipe dasar rantai makanan, yaitu sebagai berikut :

  • Rantai makanan rerumputan (grazing food chain), merupakan rantai makanan yang diawali dari tumbuhan pada bagian trofik awalnya.
  • Rantai makanan sisa atau detritus (detritus food chain), merupakan rantai makanan yang tidak diawali dari tumbuhan, tetapi dimulai dari detritivor.

Pada umumnya, rantai makanan berperan penting dalam analisis kesehatan ekologi. Akumulasi polutan serta dampaknya terhadap hewan dapat ditelusuri dengan rantai makanan di dalam ekologi. Ada juga yang disebut dengan jaring-jaring makanan. Perbedaannya dengan rantai makanan adalah :

  • Pada suatu rantai makanan organisme hanya memakan 1 jenis organisme, sedangkan jaring-jaring makanan organisme dapat memakan organisme lainnya tidak hanya 1 jenis saja.
  • Jaring-jaring makanan tersusun dari banyak rantai makanan yang terhubung seperti berbentuk jaring laba-laba.

Contoh Rantai Makanan

Contoh rantai makanan di darat

  • Tumbuhan mampu untuk menyerap serta dapat menggunakan sinar matahari untuk memproduksi makanan dalam bentuk gula, dan juga akan disimpan dalam bentuk biji, batang, buah, serta tempat penyimpanan lainnya.
  • Konsumen tingkat I merupakan hewan herbivora atau pemakan tumbuhan. Lalu tubuh konsumen tingkat pertama dapat mengubah sejumlah makanan menjadi sebuah energi untuk melakukan aktivitasnya dan bereproduksi. Contoh : tikus.
  • Konsumen tingkat II merupakan hewan karnivora atau pemakan daging yang akan memakan konsumen tingkat I seperti tikus. Konsumen tingkat I merupakan sebuah sumber energi untuk konsumen tingkat II, agar tetap bertahan hidup. Contoh : ular.
  • Konsumen tingkat III akan memakan konsumen tingkat II. Contoh konsumen tingkat III yaitu burung elang. Burung elang akan memakan konsumen tingkat II untuk menggunakan energi yang tersedia dan untuk bertahan hidup.
  • Pada saat konsumen tingkat III mati, ia kemudian menjadi membusuk. Pada proses pembusukan, ia akan diuraikan oleh mikroorganisme lainnya seperti bakteri yang kemudian akan diserap oleh tanah yang akan membuat rerumputan tumbuh.

Jaring-jaring Makanan

Jaring Jaring Makanan
Jaring Jaring Makanan

Jaring-jaring makanan adalah gabungan dari rantai-rantai makanan yang berhubungan dikombinasikan atau digabung, yang tumpang tindih dalam ekosistem. Pada contoh diatas terdapat 5 rantai makanan yang bergabung menjadi suatu ekosistem yaitu menjadi sebuah jaring-jaring makanan. Rantai makanan itu diantaranya adalah :

  • Bunga->ulat->burung pipit->elang
  • Sawi->ulat->burung pipit->elang
  • Sawi->belalang->burung pipit->elang
  • Sawi->belalang->katak->elang
  • Sawi->tikus->elang

Keterangan:
Jaring-jaring makanan adalah gabungan dari rantai-rantai makanan yang berhubungan dikombinasikan atau digabung, yang tumpang tindih dalam ekosistem. Pada contoh diatas terdapat 5 rantai makanan yang bergabung menjadi suatu ekosistem yaitu menjadi sebuah jaring-jaring makanan. Pada tingkat trofik pertama adalah organisme yang mampu menghasilkan zat makanan sendiri yaitu tumbuhan hijau atau organisme autotrof yang sering disebut produsen.

Terlihat pada gambar bahwa yang bertindak sebagai produsen adalah bunga dan sawi. Organisme yang menduduki tingkat tropik kedua disebut konsumen primer (konsumen I). Konsumen I biasanya diduduki oleh hewan herbivora. Terlihat pada gambar bahwa yang berperan sebagai konsumen I (Herbivora) adalah ulat, belalang, dan tikus. Organisme yang menduduki tingkat tropik ketiga disebut konsumen sekunder (Konsumen II), diduduki oleh hewan pemakan daging (karnivora). Terlihat pada gambar bahwa yang bertindak sebagai konsumen II (karnivora) adalah burung pipit dan katak. Organisme yang menduduki tingkat tropik tertinggi disebut konsumen puncak. Terlihat pada gambar bahwa burung elang bertindak sebagai konsumen III/konsumen puncak (karnivora).

  • Pada tingkat trofik pertama adalah organisme yang mampu menghasilkan zat makanan sendiri yaitu tumbuhan hijau atau organisme autotrof yang sering disebut produsen. Terlihat pada gambar bahwa yang bertindak sebagai produsen adalah bunga dan sawi.
  • Organisme yang menduduki tingkat tropik kedua disebut konsumen primer (konsumen I). Konsumen I biasanya diduduki oleh hewan herbivora. Terlihat pada gambar bahwa yang berperan sebagai konsumen I (Herbivora) adalah ulat, belalang, dan tikus.
  • Organisme yang menduduki tingkat tropik ketiga disebut konsumen sekunder (Konsumen II), diduduki oleh hewan pemakan daging (karnivora). Terlihat pada gambar bahwa yang bertindak sebagai konsumen II (karnivora) adalah burung pipit dan katak.
  • Organisme yang menduduki tingkat tropik tertinggi disebut konsumen puncak. Terlihat pada gambar bahwa burung elang bertindak sebagai konsumen III/konsumen puncak (karnivora).

Demikianlah tulisan mengenai pengertian rantai makanan, jaring-jaring makanan dan contohnya. Semoga dengan adanya tulisan mengenai rantai makanan diatas dapat menambah wawasan dan pengetahuan sobat mengenai rantai makanan.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *