Pengertian Zaman Praaksara dan Pembagian Zaman Praaksara

Loading...

Dalam kesempatan kali ini admin ingin membahas mengenai Zaman Praaksara. Mungkin diantara sobat ada yang sudah mengerti atau memahami apa itu Zaman Praaksara. Namun tidak bisa dipungkiri jika masih ada yang belum terlalu memahami atau bahkan belum mengerti sama sekali mengenai apa itu Zaman Praaksara. Bagi sobat yang masih bingung mengenai Zaman Praaksara, sobat bisa menyimak penjelasan mengenai Zaman Praaksara di bawah ini untuk memahami lebih lanjut.

Pengertian Zaman Praaksara

Zaman praaksara adalah masa kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan. Praaksara berasal dari dua kata, yaitu pra yang artinya sebelum dan aksara yang berarti tulisan. Praaksara disebut juga nirleka, nir berarti tanpa dan leka berarti tulisan. Batas antara zaman Praaksara dengan zaman sejarah adalah mulai adanya tulisan. Hal ini menimbulkan suatu pengertian bahwa Praaksara adalah zaman sebelum ditemukannya tulisan, sedangkan sejarah adalah zaman setelah adanya tulisan.

Berakhirnya zaman Praaksara atau dimulainya zaman sejarah untuk setiap bangsa di dunia tidak sama tergantung dari peradaban bangsa tersebut. Salah satu contoh yaitu bangsa Mesir + tahun 4000 SM masyarakatnya sudah mengenal tulisan, sehingga + tahun 4000 bangsa Mesir sudah memasuki zaman sejarah Gambar berikut: Hubungan zaman praaksara dan zaman sejarah Sumber informasi zaman praaksaraSumber informasi yang dapat digunakan untuk mengetahui kehidupan zaman praaksara:

Loading...
  • Fosil adalah sisa-sisa makhluk hidup yang telah membatu karena adanya proses kimiawi. Fosil merupakan peninggalan masa lampau yang sudah tertanam ratusan peninggalan masa lampau yang sudah tertanam ratusan bahkan ribuan tahun di dalam tanah. Contoh fosil antara lain fosil manusia, fosil binatang, fosil pepohonan (tumbuhan).
  • Artefak yaitu peninggalan masa lampau berupa alat kehidupan/hasil budaya yang terbuat dari batu, tulang, kayu dan logamGambar artefak dari batu Pembabakan zaman praaksara

Pembagian Zaman Praaksara

Pada zaman praaksara, terdapat beberapa zaman dan mempunyai cirinya masing-masing. Zaman tersebut adalah zaman batu dan zaman logam. Dimulai dari zaman batu terlebih dahulu. Zaman ini dinamakan zaman batu karena peralatan manusia praaksara pada zaman tersebut terbuat dari batu, misalnya saja batu-batu dibuat untuk digunakan memburu hewan di hutan. Zaman batu dibagi lagi menjadi:

1. Palaeolithikum

Pada zaman ini peralatan yang terbuat dari batu dibuat secara kasar. Zaman palaeolithikum adalah zaman batu tua. Masyarakatnya masih bersifat nomaden, artinya belum mempunyai tempat tinggal yang menetap, untuk tempat tinggal masih berpindah-pindah sesuai dengan keadaan alam, dan mengutamakan dalam pencarian makanan. Masyarakat juga masih bersifat food gathering, yaitu mengumpulkan makanan dan belum mengenal memasak.

2. Mesolithikum

Zaman mesolithikum disebut juga dengan zaman batu tengah. Untuk peralatan masih menggunakan batu, karena zaman ini masih tergolong pada rangkaian zaman batu. Peralatan yang digunakan oleh masyarakatnya masih menyerupai zaman palaeolithikum tetapi sebagian masyarakat sudah mulai ada yang menetap, membuat tempat tinggal.

3. Neolithikum

Zaman ini disebut zaman batu muda, karena merupakan zaman terakhir dari rangkaian zaman batu. Peralatan yang dibuat di zaman neolithikum sudah halus dan bentuknya lebih indah dibandingkan dua zaman sebelumnya. Masyarakatnya sudah hidup menetap, mengenal bercocok tanam, dan food producing atau makanan dimasak terlebih dahulu sebelum dimakan.

Ciri–ciri Fisik Manusia pada Zaman Praaksara

Manusia pada zaman pra aksara memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Meganthropus Palaeo Jaavanicus
    – Berbadan tegap dengan tonjolan di belakang kepala
    – Bertulang pipi tebal
    – Tidak berdagu
    – Gigi dan rahang besar dan kuat
  • Pithe Canthropus Erectus
    – Tinggi tubuhnya 165 – 180 cm
    – Berbadan tegap
    – Hidung lebar tidak berdagu
    – Volume otak antara 750 cc –1300 cc
  • Homo
    – Tinggi tubuh sekitar 130 – 210 cm
    – Otot kenyal, gigi dan rahang sudah menyusut
    – Sudah merdagu
    – Volume otak 1000 – 1300 cc

Perkembangan corak kehidupan manusia purba dibagi menjadi 4 tahap

  • Masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana
    – Nomaden ( berpindah – pindah )
    – Kebutuhan hidup tergantung pada alam
  • Masa Berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjutan
    – Bertempat tinggal di gua – gua ( setengah menetap )
    – Sudah mengenal api
    – Sudah mengenal bertanam sederhana
  • Masa bercocok tanam
    – Sudah mampu mengatur dan memanfaatkan sumber daya alam
    – Sudah mampu menghasilkan makanan sendiri
    – Sudah mulai hidup menetapSudah mengenal sistem gotong royong
  • Masa Perundagian
    – Manusia terbagi dalam kelompok – kelompok yang memiliki ketrampilan
    – Manusia membangun tempat pemujaan dari batu – batu besar.
    – Tradisi Masyarakat pada masa Pra Aksara

Tradisi pada masa praaksara diartikai oleh masyarakat sebagai tradisi yang mempertahankan nilai norma, agama, adat istiadat, petuah leluluhur pribahasa, dan kejadian sehari-hari. Menurut J.L.A Brandes, masyarakat indonesia pada masa Praaksara telah mimiliki 10 macam kemampuan budaya atau disebut local genius, yaitu :

  • Sistem Macapat
  • Sistem Kemasyarakatan yang Teratur
  • Mengenal Bercocok Tanam
  • Kemampuan berlayar
  • Mengenal pengetahuan astronomi
  • Membuat barang dari logam
  • Mengenal Perdagangan secara sederhanan (barter)
  • Mengenal Seni Membatik dan Menenun
  • Mengenal seni pertunjukan wayang
  • Seni Gamelan

Demikianlah artikel mengenai pengertian Zaman Praaksara dan Pembagian Zaman Praaksara. Semoga dengan adanya tulisan diatas dapat menambah wawasan dan pengetahuan sobat mengenai Zaman Praaksara. Bagi sobat yang sudah membaca tulisan diatas, sobat bisa juga memberi kritik dan saran mengenai tulisan ini di kolom komentar. Saran dan kritik sobat sangat berguna untuk perkembangan forum ini kedepannya. Salam edukasi

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *