Pengertian Cuaca dan Iklim, Macam-Macam, Serta Perbedaan dan Unsur-Unsur Terbentuknya Cuaca dan Iklim

Loading...

Pengertian Cuaca dan Iklim – Cuaca dan iklim tentu sering kali kita dengar, kedua istilah tersebut di berita tiap hari baik di surat kabar maupun di televisi. Namun apakah pengertian cuaca dan iklim itu dan apa saja unsur-unsur yang ada di dalamnya, mungkin masih banyak belum tahu tentang itu semua. Berikut ini ulasan mendalam tentang cuaca dan iklim.

Pengertian Cuaca

Cuaca adalah suatu keadaan udara yang berlangsung pada suatu wilayah, daerah atau lokasi tertentu dan hanya terjadi dalam waktu singkat yakni hanya beberapa jam saja serta dibuktikan dengan adanya perbedaan pada pagi hari dan siang hari.

Apabila kita sering melihat suatu daerah turun hujan lebat sedangkan daerah lain tampak cerah. Maka itulah contoh cuaca. Contoh lainnya, BMKG memprediksi cuaca di Medan besok hari adalah cerah dengan suhu rata-rata maksimum dan minimum 34ºC dan 24ºC.

Loading...

Pengertian Iklim

Iklim adalah suatu keadaan rata-rata cuaca pada suatu wilayah yang luas yang ditentukan berdasarkan perhitungan waktu, umumnya selama 11-30 tahun. Ilmu yang mempelajari tentang keadaan iklim adalah klimatologi. Contohnya kajian iklim untuk wilayah Jepang, China, Indonesia, Amerika Utara dan lain-lain. Wilayah Asia Tenggara beriklim tropis, Asia Utara berkiklmi sub tropis, Wilayah Kutub beriklim dingin dan lain sebagainya.

Ikim suatu daerah dipengaruhi oleh letak geografis dan topografi suatu wilayah. Artinya adanya perbedaan iklim di suatu daerah dipengaruhi oleh posisi relative matahri terhadap daerah di bumi. Berdasarkan posisi relative terhadap garis khatulistiwa maka dikenallah kawasan yang memiliki kemiripan iklim yang diakibatkan oleh perbedaan suhu udara.

Diantaranya kawasan tropika dengan garis 23,5°LU-23,5°LS, kemudian subtropika dengan garis lintang 23,5°LU-40°LU dan 23°LS-40°LS, sedang 40°LU-66,5°LU dan 40°LS-66,5°LS, dan terakhir kawasan kutub 66,5°LU-90°LU dan 66,5°LS-90°LS.

Macam-Macam Cuaca dan Iklim

Berdasarkan unsur pembentuknya, maka macam-macam cuaca dan iklim yang berlangsung di suatu wilayah tergantung dalam jangka waktu tertentu. Perubahan udara ini dipengaruhi oleh musim yang berganti setiap bulannya. Dan cabang ilmu geografi yang mempelajari cuaca ini adalah meteorologi.

1. Macam-Macam Cuaca

Ada beberapa cuaca yang terjadi di bumi dan Indonesia diantaranya:

a. Cuaca Cerah

Cuaca cerah adalah cuaca terjadi dengan ciri-ciri matahari bersinar terang dan udara terasa hangat atau tidak begitu panas. Biasanya hujan tidak akan turun saat cuaca cerah. Tetapi pada cuaca cerah angin akan berhembus semilir. Kemudian pada siang harinya, akan terdapat awan yang berlapis-lapis tipis seperti menyerupai kapas yang berwarna putih bersih. Lalu pada saat matahari terbit maupun tenggelam maka tampak di langit berwana merah atau kuning cerah. Sedangkan pada malam harinya banyak bintang bertaburan di langit.

b. Cuaca Panas

Timbulnya cuaca panas tidak terlepas dari meningkatnya suhu udara di permukaan bumi. Jadi faktor utama yang menyebabkan cuaca panas adalah cahaya matahari. Ketika tengah hari atau siang hari, matahari akan tegak lurus ke atas permukaan bumi sehingga terasa sangat panas bahkan menyengat. Bisa mencapai 30oC.

Selain itu ketinggian juga faktor kedua yang menyebabkan udara terasa panas. Jadi semakin tinggi suatu tempat atau wilayah, suhu udara akan semakin turun. Inilah alasan kenapa suhu di dataran tinggi lebih sejuk dibandingkan dataran rendah.

c. Cuaca Berawan

Cuaca berawan adalah kondisi cuaca disaat terlihat banyak awan di langit. Cahaya matahari akan ditutupi oleh awan sehingga membuat suhu permukaan bumi seketika tidak terasa panas. Beberapa awan akan ikut bergerombol dan membentuk awan yang besar. Awan besar ini bisa berpotensi mendung sehingga sebagai tanda akan turunnya hujan.

d. Cuaca Dingin

Cuaca dingin adalah keadaan cuaca di suatu daerah yang ditandai dengan tingginya tingkat kelembaban udara, ditambah dengan suhu udara yang rendah dan meningkatnya angin yang bertiup kencang.

e. Cuaca Hujan

Cuaca hujan adalah kondisi cuaca disaat banyaknya uap air di lapisan atmosfer. Uap air terjadi disebabkan adanya proses pemanasan matahari terhadap air di bumi meliputi air laut, danau, sungai dan samudra. Uap air tersebut akan membentuk gumpalan awan. Ketika sudah mencapai suhu pada titik tertentu, uap air akan membentuk titik air. Lalu titik air akan berubah menjadi tetesan air.

Apabila tetesan air semakin banyak dan berat maka akan jatuh ke permukaan bumi dalam bentuk hujan. Hujan yang turun ke bumi terkadang disertai dengan badai. Badai tersebut bisa berupa angin kencang disertai guntur dan kilat. Dan badai ini bisa saja menyebabkan kerusakan di permukaan bumi.

f. Cuaca Berangin

Cuaca berangin adalah kondisi cuaca yang ditandai dengan angin bertiup kencang sehingga bisa menerbangkan benda-benda ringan yang disekeliling atau dilaluinya. Saat daerah ditimpa cuaca berangin maka bisa berpotensi merobohkan bangunan. Kecepatan angin sebenarnya bisa diukur dengan anenometer. Sehingga kita bisa mengetahui dan mengantasipasi daerah yang berpotensi terkena angin kencang. Umumnya cuaca berangin ditandai dengan langit agak berawan dan suhu menjadi lebih dingin.

2. Macam-Macam Iklim

Iklim terjadi karena adanya gerak rotasi dan revolusi bumi serta adanya perbedaan garis lintang dan bujur di masing-masing negara atau wilayah. Sejauh ini ada 6 iklim yang terjadi di bumi, diantaranya adalah:

a. Iklim Matahari

Iklim matahari digolongkan berdasarkan banyak atau tidaknya sinar matahri yang diterima langusng oleh permukaan bumi. Iklim matahari dibagi menjadi beberapa daerah atau wilayah, diantaranya:

  • Wilayah iklim tropis: 0o – 23,5o LU/LS
  • Wilayah iklim subtropis: 23,5o – 40o LU/LS
  • Wilayah iklim sedang: 40o – 66,5o LU/LS
  • Wilayah iklim dingin: 66,5o – 90o LU/LS

b. Iklim Kodrat

Iklim kodrat adalah iklim yang dibagi berdasarkan batas kehidupan tumbuh-tumbuhan dan batas iklimnya berdasarkan garis isoterm di bulan terpanas dan terdingin.

c. Iklim Koppen

Iklim koppen adalah iklim yang digolongkan berdasarkan curah hujan dan temperatur. Koppen membagi iklim menjadi 5 wilayah yang dinyatakan dengan berbagai simbol huruf, seperti berikut ini:

  • Iklim A: Iklim Hujan Tropis
    Iklim A ditandai dengan suhu bulan sangat dingin yakni 18oC, Curah hujan tinggi setiap tahun yakni rata-rata 70cm/tahun. Tumbuhan beraneka macam.
  • Iklim B: Iklim Kering atau Gurun
    Iklim B bisanya terjadi di daerah gurun atau semi arid atau steppa. Dan ditandai dengan curah hujan terendah 25,5 mm/tahun serta penguapannya besar.
  • Iklim C: Iklim Sedang
    Iklim C ditandai dengan suhu bula sangat dingin yakni 18oC – -3oC.
  • Iklim D: Iklim Salju atau Mikrothermal
    Iklim D adalah iklim yang ditandai dengan suhu rata-rata bulan sangat panas yakni 10oC dan sangat dingin -3oC.
  • Iklim E: Iklim Kutub
    Iklim E bisanya terjadi di daerah Samudra Arktik dan Antartika. Dan suhu tidak lebih dari 10oC. Tidak pernah panas.

Menurut analisa Koppen iklim di Indonesia terbagi menjadi 3 tipe iklim yaitu Iklim A untuk sebagian besar wilayahnya, Iklim C untuk daerah pegunungan dan Iklim E untuk puncak Jaya Wijaya.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *