Pengertian Ekonomi, Prinsip, Sektor, Pelaku, Kebijakan dan Tindakan dalam Ekonomi

Loading...

Dalam menjalani kehidupan ini, tentunya tak lepas dari yang namanya ekonomi. Karena pentingnya topik ini, tak heran jika dalam mata pelajaran yang diajarkan disekolah ada pelajaran tentang ini. Dan biasanya topik tentang ilmu ekonomi membahas mengenai hal-hal yang berhubungan dengan biaya, uang, dan sebagainya. Nah, untuk lebih jelasnya, silahkan simak ulasan mengenai pengertian ekonomi dan seluk beluknya berikut ini.

Pengertian Ekonomi

Hal pertama yang akan dibahas yaitu mengenai pengertian dari ekonomi itu sendiri. Sebelum membahasnya lebih jauh, Anda harus tahu terlebih dahulu bahwa ekonomi sendiri diambil dari bahasa Yunani, yaitu oikos dan nomos.

Oikos sendiri berarti rumah dan nomos berarti hukum, peraturan, tatanan, atau aturan. JIka digabungkan, maka arti dari oikos nomor adalah tatanan rumah tangga. Istilah itu sendiri muncul dalam sebuah catatan pada tahun 1440 dan istilah tersebut baru digunakan kembali pada abad ke 19-20 ini.

Loading...

Selain ditinjau dari bahasa yang digunakan, dalam KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, terdapat beberapa pengertian ekonomi, berupa:

  1. Ilmu yang berkaitan dnegan produksi, distribusi dan pemakaian terhadap suatu barang serta kekayaan seperti hal perdagangan, perindustrian, dan keuangan.
  2. Pemanfaatan waktu, tenaga, uang, dan hal berharga lainnya.
  3. Tata hidup perekonomian negara.
  4. Urusan keuangan negara, organisasi, maupun rumah tangga.

Apabila berbicara mengenai pengertian ekonomi, setiap orang memiliki pandangan tersendiri mengenai apa itu ekonomi. Selain dari bahasa Yunani dan KBBI, banyak pendapat-pendapat ahli mengenai pengertian ekonomi yang berbeda-beda.

Pengertian Ekonomi Menurut Pendapat Para Ahli

Terdapat banyak para ahli yang memberikan pendapatnya dalam mendefinisikan pengertian ekonomi. Macam-macam pengertian ekonomi menurut pendapat para ahli antara lain sebagai berikut:

  • Adam Smith : Pengertian ekonomi menurut pendapat Adam Smith adalah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara.
  • Mill J.S : Menurut Mil J.S, pengertian ekonomi adalah sains praktikal tentang pengeluaran dan penagihan.
  • Hermawan Kartajaya : Pengertian ekonomi menurut pendapat Hermawan Kartajayat adalah platform dimana sektor industri melekat diatasnya.
  • Paul A. Samuelson : Menurut Paul. A. Samuelson, pengertian ekonomi adalah cara-cara yang dilakukan oleh manusia dan kelompoknya untuk memanfaatkan sumber-sumber terbatas untuk memperoleh berbagai komoditi dan mendistribusikannya untuk dikonsumsi oleh masyarakat.
  • Abraham Maslow : Menurut Abraham Maslow, ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien.
  • M. Manulang : Menurutnya, pengertian ekonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari masyarakat dalam usahanya untuk mencapai kemakmuran, yaitu keadaan dimana manusia dapat memenuhi kebutuhannya dari segi pemenuhan barang maupun jasa.

Sektor Ekonomi

Selain pengertiannya, Anda perlu tahu bahwa ada 5 ekonomi kebutuhan manusia. Apa sajakah sektor-sektor tersebut?

1. Sektor primer

Sektor primer yaitu sektor ekonomi yang memanfaatkan suatu hal langsung dari alam dan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sumber daya alam yang digunakan bisa diperoleh dari sektor pertambangan, perikanan, perhutanan, pertanian, dan lainnya. Industri yang mengolah langsung hasil dari sektor primer ini bisa berupa penyulingan, pengumpul hasil sumber daya alam, pengumpul hasil bumi, tengkulak, dan sebagainya.

2. Sektor sekunder

Sektor sekundeer sendiri merupakan sektor yang mengolah bahan mentah yang didapat dari sektor primer. Disektor inilah produk final diciptakan untuk dikonsumsi atau dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Industri yang bekerja pada sektor sekunder ini, yaitu usaha kontruksi berat dan ringan, usaha produksi, dan semacamnya.

3. Sektor tersier

Berbanding terbalik dengan sektor primer dan sekunder, di sektor tersier ini, produk akhir dari sektor ini tidak berbentuk dan tidak berwujud. Produk yang ada dalam sektor tersier ini diwujudkan dalam bentuk sumber daya manusia, konsultasi, layanan, jasa, dan sejenisnya.

4. Sektor quartener

Sektor quarterner juga termasuk dalam dalam sektor tersier, namun pelaksanaan suatu kegiatannya lebih fokus pada hal-hal tertentu. Contohnya berupa kependidikan, riset ilmiah, pemerintahan, kepustakaan, dan kebudayaan.

5. Sektor quiner

Sedangkan, sektor quiner ini merupakan sektor pengambil keputusan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Sektor ini juga merupakan bagian dari sektor quartener.

Pelaku Ekonomi

Selain pengertian dan sektor ekonominya, adapula pelaku ekonomi yang perlu diketahui. Siapa sajakah pelaku ekonomi tersebut? Inilah daftar pelaku ekonomi tersebut:

1. Rumah tangga produksi

Pelaku ekonomi yang satu ini bergerak dalam bidang produksi yang menghasilkan suatu barang ataupun layanan jasa. Biasanya, pelaku ekonomi yang satu ini dinamakan sebagai perusahaan dari suatu organisasi. Peran perusahaan ini sebagai pendukung pemerintah dalam pembangunan, penggunaan aspek produksi, serta penghasil barang dan jasa.

2. Rumah tangga konsumsi

Pelaku ekonomi yang berperan sebagai rumah tangga konsumsi merupakan pelaku ekonomi yang paling kecil dibandingkan dengan pelaku ekonomi lainnya. Pelaku ekonomi ini bergerak sebagai penyedia suatu layanan. Layanan atau barang yang sudah digunakan oleh mereka dapat memenuhi semua keperluan hidup.

3. Pemerintahan

Pelaku ekonomi yang terakhir mencakup seluruh pemerintahaan atau instansi baik pusat maupun daerah. Mereka memiliki tanggung jawab dan peran dalam mengatur segala aspek perekonomian.

Apa saja perannya?

  • Sebagai pengatur. Mereka dapat mengatur perekonomian negara secara keseluruhan sehingga membuat nilai ekonomi menjadi stabil. Pengatur perekonomian sendiri terdiri dari dua sisi yaitu pengatur ekonomi otomatis, dan pengatur ekonomi secara langsung.
  • Sebagai costumer. Mereka juga merupakan pemakai kebutuhan akan layanan dan barang untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
  • Sebagai produsen. Mereka juga merupakan pelaku ekonomi yang menghasilkan barang atau layanan secara langsung melalui BUMN maupun BUMD. Bentuknya bisa berupa pertukaran tenaga kerja, pertolongan atau pemberian uang, penanaman modal, dan perdagangan.

Tindakan-tindakan dalam Ekonomi

Tindakan ekonomi adalah istilah yang mengacu kepada setiap usaha manusia berdasarkan dari pilihan yang sangat baik, dan sangat menguntungkan. Contohnya: ibu memasak dengan kayu bakar karena harga bahan bakar minyak sangat mahal. Macam-macam tindakan ekonomi adalah terdiri dari dua aspek antara lain sebagai berikut:

  • Tindakan ekonomi rasional, adalah setiap usaha manusia berdasarkan dari pilihan paling menguntungkan, dan kenyataan memang demikian.
  • Tindakan ekonomi irrasional, ialah setiap usaha manusia berdasarkan dari pilihan yang paling menguntungkan namun kenyataannya tidak demikian.

Motif-motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah alasan ataupun tujuan seseorang sehingga seseorang itu melakukan tindakan ekonomi. Macam-macam motif ekonomi adalah terbagi atas dua aspek antara lain sebagai berikut:

  • Motif instrinsik, adalah sebagai suatu keinginan untuk melakukan tindakan ekonomi atas kemauan sendiri
  • Motif ekstrinsik, ialah sebagai suatu keinginan untuk melakukan tindakan ekonomi atas dorongan orang lain.

Namun, pada prakteknya terdapat beberapa macam motif ekonomi yaitu:

  • Motif memenuhi kebutuhan
  • Motif memperoleh keuntungan
  • Motif memperoleh penghargaan
  • Motif memperoleh kekuasaan
  • Motif sosial/menolong sesama

Prinsip Ekonomi

Prinsip ekonomi merupakan pedoman untuk melakukan tindakan ekonomi berdasarkan asas dengan pengorbanan tertentu dan hasil yang maksimal. Prinsip ekonomi adalah dengan pengorbanan sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil tertentu, atau dengan pengorbanan tertentu untuk memperoleh hasil semaksimal mungkin

Bentuk Analisa Ilmu Ekonomi

Ekonomi Deskriptif, yaitu satu diantara corak analisa Pengetahuan Ekonomi yang mendeskripsikan mengenai kondisi yang secara riil dalam bentuk perekonomian. Dalam soal ini sebagai peran pokoknya yakni sebagai pengumpul serta penyedia beragam info dengan cara kenyataan yang relevansi tentang beberapa masalah ekonomi.

Teori ekonomi di sini memperlihatkan untuk memberi pandangan tentang tingkah laku yang terkait dengan bentuk pada aktivitas ilmu ekonomi dan berbentuk ramalan yang mendalami mengenai peristiwa serta momen bila satu kondisi itu yang dipengaruhinya itu mengalami sedikit serta bahkan juga banyak mengalami pergantian.

Sebagai pekerjaan utama teori ekonomi yaitu untuk memberi satu ketidaknyataan dari fakta yang berlangsung dalam satu perekonomian serta fakta ini mempunyai karakter yang kompleks, oleh karena itu diperlukan satu bentuk kesederhanaan serta keabstrakan yang bisa diliat serta dituangkan dalam teori itu.

Ekonomi terapan umum di kenal dengan sebutan ekonomi kebijakan, ekonomi ini ditujukan lewat pengambilan beberapa rencana dalam teori ekonomi serta coba dalam terapannya merujuk pada kebijakan ekonomi walau demikian tetap harus memerhatikan data beserta kenyataannya oleh ekonomi deskritif.

Kebijakan Pengetahuan Ekonomi

  • Mewujudkan pencapaian harga yang stabil
  • Menangani beragam permasalahan pengangguran
  • Membuat perkembangan ekonomi yang pesat
  • Membuat distribusi pendapatan yang stabil serta rata dengan cara keseluruhan

Itulah diatas uraian panjang lebar tentang pengertian ekonomi, serta hal-hal terkait lainnya. Semoga bisa menambah wawasan anda.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *