Pengertian Evaluasi, Fungsi, dan Tujuannya

Loading...

Pengertian Evaluasi – Dalam kehidupan sehari-hari tanpa disadari sebenarnya kita sering membuat suatu kegiatan evaluasi dan juga selalu menggunakan prinsip mengukur dan menilai. Namun, banyak orang belum memahami secara tepat arti dari kata evaluasi bahkan masih banyak orang yang lebih cenderung mengidentifikasiakan kegiatan evaluasi adalah menilai, karena aktifitas kegiatan evaluasi didalamnya termasuk kegiatan menilai dan mengukur.

Evaluasi adalah suatu proses sistematis menetapkan nilai tentang sesuatu hal, seperti objek, proses, unjuk kerja, kegiatan, hasil, tujuan, atau hal lain berdasarkan kriteria tertentu melalui penilaian. Sedangkan evaluasi belajar adalah proses penentuan pemerolehan hasil belajar berdasarkan kriteria tertentu. Jadi, evaluasi pembelajaran merupakan proses penentuan nilai tentang proses pembelajaran berdasarkan kriteria tertentu melalui kegiatan pengukuran dan penilaian.

Pengertian Evaluasi Menurut Para Ahli

1. Menurut Prevical dalam Hamalik (2001: 146) menyatakan bahwa “evaluasi adalah serangkaian kegiatan yang dirancang untuk mengukur keefektifan sistem mengajar/belajar sebagai suatu keseluruhan”.

Loading...

2. Azwar (1996) menyatakan evaluasi adalah suatu proses yang teratur dan sistematis dalam membandingkan hasil yang dicapai dengan tolak ukur atau kriteria yang telah ditetapkan kemudian dibuat suatu kesimpulan dan penyusunan saran pada setiap tahap dari pelaksanaan program.

3. WHO (1990) mengartikan bahwa evaluasi adalah:

  • Cara sistematis untuk belajar dari pengalaman¬pengalaman yang dimiliki dalam meningkatkan perencanaan yang baik dengan melakukan seleksi yang cermat terhadap alternatif yang akan diambil;
  • Merupakan proses berlanjut dengan tujuan kegiatan pelayanan kesehatan menjadi lebih relevan, efisien dan efektif;
  • Proses menentukan suatu keberhasilan atau mengukur pencapaian suatu tujuan dengan membandingkan terhadap standar/ indikator menggunakan kriteria nilai yang sudah ditentukan;
  • Suatu proses yang didukung oleh informasi yang sahih, relevan dan peka.

Pada hakikatnya evaluasi merupakan laporan akhir dari proses pembelajaran, khususnya laporan mengenai kemajuan dan prestasi belajar siswa. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa evaluasi merupakan pertanggungjawaban guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Evaluasi merupakan bagian penting dalam suatu sistem instruksional.

Fungsi Evaluasi

Sebagaimana pendapat yang dikemukakan oleh Hamalik (2001: 147) yang menyatakan fungsi-fungsi pokok evaluasi dalam proses pembelajaran adalah sebagai berikut:

a. Fungsi edukatif

Evaluasi adalah suatu subsistem dalam sistem pendidikan yang bertujuan untuk memperoleh informasi tentang keseluruhan system dan/atau salah satu subsistem pendidikan.

b. Fungsi Institusional

Evaluasi berfungsi mengumpulkan informasi akurat tentang input dan output pembelajaran disamping proses pembelajaran itu sendiri. Dengan evaluasi dapat diketahui sejauh mana siswa mengalami kemajuan dalam proses belajar setelah mengalami proses pembelajaran.

c. Fungsi diagnostik

Dengan evaluasi dapat diketahui kesulitan masalah-masalah yang sedang dihadapi oleh siswa dalam proses/kegiatan belajarnya. Dengan informasi tersebut maka dapat dirancang dan diupayakan untuk menanggulangi dan/atau memecahkan masalahnya.

d. Fungsi Administratif

Evaluasi menyediakan data tentang kemajuan belajar siswa, yang berguna untuk memberikan sertifikasi (tanda kelulusan) dan untuk melanjutkan studi lebih lanjut dan/atau untuk kenaikan kelas. Evaluasi juga dilakukan untuk mengetahui tingkat kemampuan guru-guru dalam Proses Belajar Mengajar (PBM), hal ini berdaya guna untuk kepentingan supervisi.

e. Fungsi Kurikuler

Evaluasi berfungsi menyediakan data dan informasi yang akurat dan berdaya guna bagi pengembangan kurikulum (perencanaan, uji coba di lapangan, implementasi, dan revisi).

f. Fungsi manajemen

Komponen evaluasi merupakan bagian integral dalam sistem manajemen, hasil evaluasi berdaya guna sebagai bahan bagi pimpinan untuk membuat keputusan manajemen pada semua jenjang manajemen.

Pada intinya evaluasi merupakan laporan akhir dari proses pembelajaran. Khususnya laporan mengenai kemajuan dan prestasi belajar siswa. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa evaluasi merupakan pertanggungjawaban guru terhadap pelaksanaan proses pembelajaran

Tujuan Evaluasi

Tujuan evaluasi adalah meningkatkan mutu program, memberikan justifikasi atau penggunaan sumber-sumber yang ada dalam kegiatan, memberikan kepuasan dalam pekerjaan dan menelaah setiap hasil yang telah direncanakan. Suprihanto (1988), mengatakan bahwa tujuan evaluasi antara lain:

  • sebagai alat untuk memperbaiki dan perencanaan program yang akan datang,
  • untuk memperbaiki alokasi sumber dana, daya dan manajemen saat ini serta dimasa yang akan datang,
  • memperbaiki pelaksanaan dan dan faktor yang mempengaruhi pelaksanaan program perencanaan kembali suatu program melalui kegiatan mengecek kembali relevansi dari program dalam hal perubahan kecil yang terus-menerus dan mengukur kemajuan target yang direncanakan.

Menurut Lavinghouze (2007),  bahwa kegiatan  evaluasi dilakukan untuk:

  • menyediakan pertanggungjawaban kegiatan kepada masyarakat, stakeholder, dan lembaga donor;
  • membantu menentukan tujuan yang telah ditentukan pada perencanaan;
  • meningkatkan program implementasi;
  • memberikan kontribusi untuk pemahaman ilmiah tentang hasil suatu program;
  • meningkatkan kesadaran dan dukungan terhadap  masyarakat, dan
  • menginformasikan kebijakan.

Sementara itu, menurut   Hawe,  et al.  (1998), proses evaluasi dilakukan untuk:

  • Menilai pencapaian program;
  • Menilai kepuasan sasaran;
  • Menilai pelaksanaan aktivitas program;
  • Menilai tampilan  komponen dan material program.

Ruang Lingkup Evaluasi

Ruang lingkup evaluasi dibedakan atas 4 kelompok, yaitu:

  1. Evaluasi terhadap masukan (input) meliputi pemanfaatan berbagai sumber daya, sumber dana, tenaga dan sarana,
  2. Evaluasi terhadap proses (process) dititikberatkan pada pelaksanaan program, apakah sesuai dengan rencana yang ditetapkan atau tidak,
  3. Evaluasi terhadap keluaran (output) adalah penilaian terhadap hasil yang dicapai,
  4. Evaluasi terhadap dampak (impact) mencakup pengaruh yang timbul dari program yang dilaksanakan

Berdasarkan ruang lingkupnya menurut Azwar (2000), evaluasi dapat dibedakan menjadi:

  • Evaluasi terhadap masukan  (Input) yang menyangkut pemanfaatan berbagai sumber daya, baik sumber dana, tenaga dan ataupun sumber sarana;
  • Evaluasi terhadap proses (process) lebih dititik beratkan pada pelaksanaan program, apakah sesuai rencana, mulai dari tahap perencanaan, pengorganisasian dan pelaksanaan;
  • Evaluasi terhadap keluaran  (output), evaluasi pada tahap akhir ini adalah evaluasi yang dilakukan pada saat program telah selesai dilaksanakan(summative evaluation) yang tujuan utamanya secara umum dapat dibedakan atas dua macam yaitu untuk mengukur keluaran serta untuk  mengukur dampak yang dihasilkan. Dari kedua macam evaluasi akhir ini, diketahui bahwa evaluasi keluaran lebih mudah dari pada evaluasi dampak.

Menurut Mantra (1997), secara umum evaluasi dibedakan atas :

  • Evaluasi formatif yaitu evaluasi yang dilakukan pada saat merencanakan suatu program dengan tujuan menghasilkan informasi yang akan dipergunakan untuk mengembangkan program agar program sesuai dengan masalah atau kebutuhan masyarakat.
  • Evaluasi proses adalah proses yang memberikan gambaran tentang apa yang sedang berlangsung dalam suatu program dan memastikan keterjangkauan elemen fisik dan struktural dari program tersebut.
  • Evaluasi sumatif yaitu memberikan pernyataan efektif suatu program selama kurun waktu tertentu dan dimulai setelah program berjalan.
  • Evaluasi dampak program yaitu menilai keseluruhan efektifitas program dalam menghasilkan target sasaran.
  • Evaluasi hasil yaitu menilai perubahan-perubahan atau perbaikan dalam hal morbiditas, mortalitas atau indikator status kesehatan lainnya untuk sekelompok penduduk tertentu.

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian evaluasi, fungsi, dan tujuannya. Semoga artikel ini dapat berguna serta dapat bermanfaat untuk Anda dalam memahami lebih rinci apa itu elauasi, apa saja fungsinya, serta apa tujuannya dilakukan evaluasi.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *