Pengertian Implementasi, Serta Faktor-Faktor dan Teori Implementasi Oleh Para Ahli Lengkap

Loading...

Pengertian Implementasi – Implementasi merupakan tindakan pelaksanaan dari suatu rencana yang telah disusun dengan matang. Kata implementasi berasal dari bahasa Inggris yaitu to implement yang berarti mengimplementasikan. Implementasi juga dapat diartikan sebagai penyediaan sarana untuk melaksanakan sesuatu yang menimbulkan dampak atau akibat terhadap sesuatu.

Sesuatu tersebut dilakukan untuk menimbulkan dampak atau akibat itu dapat berupa undang-undang, peraturan pemerintah, keputusan peradilan dan kebijakan yang dibuat oleh lembaga-lembaga pemerintah dalam kehidupan kenegaraan.

Implementasi ini tidak hanya aktivitas, tetapi suatu kegiatan yang direncanakan dan dilaksanakan dengan serius dengan mengacu pada norma-norma tertentu mencapai tujuan kegiatan. Oleh karena itu, pelaksanaan tidak berdiri sendiri tetapi dipengaruhi oleh objek berikutnya.

Loading...

Pengertian Implementasi Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah beberapa pengertian implementasi yang dikemukakan oleh para ahli.

  • Menurut Nurdin Usman dalam bukunya yang berjudul Konteks Implementasi Berbasis Kurikulum “Implementasi adalah bermuara pada aktivitas, aksi, tindakan, atau adanya mekanisme suatu sistem. Implementasi bukan sekedar aktivitas, tetapi suatu kegiatan yang terencana dan untuk mencapai tujuan kegiatan” (Usman, 2002:70).
  • Menurut Guntur Setiawan dalam bukunya yang berjudul Implementasi Dalam Birokrasi Pembangunan “Implementasi adalah perluasan aktivitas yang saling menyesuaikan proses interaksi antara tujuan dan tindakan untuk mencapainya serta memerlukan jaringan pelaksana, birokrasi yang efektif”(Setiawan, 2004:39)
  • Menurut Hanifah Harsono dalam bukunya yang berjudul Implementasi Kebijakan dan Politik “Implementasi adalah suatu proses untuk melaksanakan kebijakan menjadi tindakan kebijakan dari politik ke dalam administrasi. Pengembangan kebijakan dalam rangka penyempurnaan suatu program”(Harsono, 2002:67)
  • Pressman dan Wildavsky (1973), Implementasi sebagai “..accomplishing, fulfilling, carrying out, producing and completing a policy”.
  • Sementara itu Tornanatzky dan Johnson (1982) membuat batasan-batasan tentang implementasi sebagai ”…the translation of any tool technique process or method of doing from knowledge to practice” (Subandijah, 1996: 305)
  • Menurut Mazmanian dan Sabatier, Implementasi merupakan pelaksanaan dari kebijakan dasar hukum juga berbentuk dalam bentuk perintah atau keputusan, atau putusan pengadilan. Proses pelaksanaan berlangsung setelah sejumlah tahapan seperti tahapan pengesahan undang-undang, dan kemudian output dalam bentuk pelaksanaan keputusan kebijakan, dan seterusnya sampai kebijakan korektif yang bersangkutan.
  • Solichin Abdul Wahab “Implementasi adalah tindakan-tindakan yang dilakukan baik oleh individu-individu, pejabat-pejabat, atau kelompok – kelompok pemerintah atau swasta yang diarahkan pada tercapainya tujuan-tujuan yang telah digariskan dalam keputusan kebijakan” (1997: 63).
  • Menurut Van Meter dan Van Horn (dalam Wahab, 2008: 65) Implementasi adalah tindakan-tindakan yang dilakukan baik oleh individu-individu/pejabat-pejabat atau kelompok-kelompok pemerintah atau swasta yang diarahkan pada tercapainya tujuan-tujuan yang telah digariskan dalam keputusan kebijakan. Sebaliknya keseluruhan proses implementasi kebijakan dapat dievaluasi dengan cara mengukur atau membandingkan antara hasil akhir dari program-program tersebut dengan tujuan-tujuan kebijakan.
  • Menurut guru besar ilmu administrasi UNPAD, Prof. H. Tachjan “Implementasi kebijakan publik adalah proses kegiatan administrasi yang dilakukan setelah kebijakan ditetapkan / disetujui Kegiatan ini terletak di antara perumusan kebijakan dan Implementasi Kebijakan evaluasi kebijakan mengandung logika yang top-down, yang berarti lebih rendah/alternatif menginterpretasikan. Alternatif masih abstrak atau bersfat alternatif makro atau mikro-beton “(2006: 25).
  • Micahel Howlet dan M. Ramesh (1995) Mendefinisikan implementasi adalah sebuah proses yang dilakukan untuk mendapatkan hasil dari sebuah kebijakan.
  • Daniel A. Mazmanian dan Paul Sabatier (1979) Implementasi merupakan pemahaman yang akan terjadi setelah menetapkan suatu program yang menjadi fokus perhatian pemerintah yang merancang implmentasi kebijakan. Implementasi merupakan kejadian yang terjadi setelah dibuat dan disahkan pedoman kebijakan Negara.
  • Pranata Wastra dkk (1991) Implementasi adalah suatu aktivitas yang dilakukan karena adanya kebijaksanaan yang telah disusun sebelumnya, yang meliputi kebutuhan apa saja yang diperlukan, siapa pelaksana implementasi tersebut, kapan pelaksanaan imlementasi tersebut, serta kapan target selesainya implementasi tersebut, semua sedah direncanakan di awal.

 

Sementara itu Meter dan Horn juga mengatakan bahwa ada 6 variabel yang dapat mempengaruhi implementasi dalam kinerjanya, yakni :

  1. Standar kebijakan serta sasaran kebijakan, kedua sub variabel ini harus jelas serta harus terukur agar dapat dispekulasi apabila standar imlementasi dan sasaran kebijakan implementasi menjadi kabur,
  2. Sumber daya,implementasi tidak dapat berjalan tanpa adanya sumberdaya, baik SDA, SDM maupun sumber daya lainnya.
  3. Hubungan antar organisasi, implementasi dapat berjalan lancar apabila ada koordinasi yang baik dari perencana implementasi.
  4. Agen pelaksana implementasi harus memiliki karakteristik yang dapat mencakup suatu stuktur birokrasi dan norma serta pola hubungan yang dapat terjadi dalam birokrasi yang dapat implementasi
  5. Kondisi politik, sosial, dan ekonomi. Ketiga sub variabel ini juga dapat mempengruhi iplementasi siatu program yang dapat mmepengaruhi SDA, SDM, dan sumber daya lainnya.
  6. Disposisi implementor kebijakan yang dapat mempengaruhi pelaksanaan implementasi kebijakan. terkait dengan ini Nurdin dan usman juga mengatakan bahwa sebelum melakukan implementasi, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah desiminasi kurikulum, yang didalamnya berisi penjelasan tentang tujuan suatu program, sumber baru yang dijadikan dasar, serta penjelasan tentang metode belajar yang dipakai.

 

Kegiatan dalam Manajemen Implementasi Kebijakan

Model manajemen implementasi menurut Riant Nugroho (2004:163) menggambarkan pelaksanaan atau implementasi kebijakan di dalam konteks manajemen berada di dalam kerangka organizing-leading-controlling. Jadi ketika kebijakan sudah dibuat, maka tugas selanjutnnya adalah mengorganisasikan, melaksanakan kepemimpinan untuk memimpin pelaksanaan dan melakukan pengendalian pelaksanaan tersebut. Secara rinci kegiatan didalam menejemen implementasi kebijakan dapat disusun melalui :

  • Implementasi strategi
  • Pengorganisasian
  • Penggerakkan dan kepemimpinan
  • Pengendalian

Implementasi melibatkan usaha dari policy makers untuk memengaruhi apa yang oleh Lipsky disebut “street level bureaucrats” untuk memberikan pelayanan atau mengatur prilaku kelompok sasaran. Untuk kebijakan yang sederhana, implementasi hanya melibatkan satu badan yang berfungsi sebagai implementor, misalnya, kebijakan pembangunan infrastruktur publik untuk membantu masyarakat agar memiliki kehidupan yang lebih baik, Sebaliknya untuk kebijakan makro, misalnya, kebijakan pengurangan kemiskinan di pedesaan, maka usaha-usaha implementasi akan melibatkan berbagai institusi, seperti birokrasi kabupaten, kecamatan, pemerintah desa.

Keberhasilan implementasi kebijakan akan ditentukan oleh banyak variabel atau faktor, dan masing-masing variabel tersebut saling berhubungan satu sama lain. Dengan Adanya Implementasi Kebijakan mengorganisasikan, melaksanakan kepemimpinan untuk melaksanakan untuk memimpin pelaksanaan dan melakukan pengendalian pelaksanaan secara rinci kegiatan implementasi kebijakan di mulai dari implementasi strategi, pengorganisasian, pergerakan kepemimpinan dan pengendalian akan berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diinginkan

 

Faktor-Faktor Dan Teori Implementasi Oleh Para Ahli Di Dalam Sebuah Kebijakan

Menurut Riant Nugroho (2004:163) faktor-faktor implementasi kebijakan dilaksanakan dalam sekuensi manajemen implementasi kebijakan. Implementasi kebijakan di kelola dalam tugas-tugas :

1. Pertama adalah Implementasi strategi yaitu kebijakan dapat langsung dilaksanakan atau memerlukan kebijakan turunan sebagai kebijakan pelaksanan. Adapun konsep-konsepnya sebagai berikut :

  • Menyesuaikan struktur dengan strategi.
  • Melembagakan srategi.
  • Mengoperasionalkan strategi.
  • Menggunakan prosedur untuk memudahkan implementasi.

2. Kedua pengorganisasian yaitu merumuskan prosedur implementasi, yang diatur dalam model dasar mengorganisasi, memimpin dan mengendalikan dengan konsep-konsepnya :

  • Desain organisasi dan struktur organisasi.
  • Pembagian pekerjaan dan desain pekerjaan.
  • Integrasi dan koordinasi.
  • Perekrutan dan penempatan sumber daya manusia.
  • Hak, wewenang dan kewajiban.
  • Pendelegasian.
  • Pengembangan kapasitas organisasi dan kapasitas sumber daya manusia.
  • Budaya organisasi.

3. Faktor yang ketiga yaitu penggerakan dan kepemimpinan adalah melakukan alokasi sumber daya, menyesuaikan prosedur implementasi dengan sumber daya yang digunakan, saat kebijakan pada fase ini sekaligus diberikan pedoman diskresi atau ruang gerak bagi individu pelaksana untuk memilih tindakan sendiri yang otonom dalam batas wewenang apabila menghadapi situasi khusus dan menerapkan prinsip-prinsi dasar good governance. Dengan konsep-konsepnya :

  • Efektivitas kepemimpinan.
  • Motivasi.
  • Etika.
  • Mutu.
  • Kerja sama tim.
  • Komunikasi organisasi.
  • Negoisasi

4. Faktor yang keempat adalah pengendalian yaitu mengendalikan pelaksanaan dengan melakukan proses monitoring secara berkala dan konsep-konsepnya :

  • Desain pengendalian.
  • Sistem informasi manajemen.
  • Monitoring.
  • Pengendalian anggaran atau keuangan.
  • Audit.

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian implimentasi, serta faktor-faktor dan teori implementasi oleh para ahli lengkap. Semoga artikel ini dapat berguna serta dapat bermanfaat untuk Anda semua.

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *