Pengertian Agama, Tujuan, Fungsi dan Pengelompokkan Agama

Loading...

Mayoritas penduduk Indonesia beragam Islam. Well, berbicara mengenai agama, pernahkah Anda mencari tahu lebih dalam lagi terkait definisi atau arti dari agama itu sendiri? Apa sih tujuan dan fungsi dibentuknya agama?

Pengertian Agama

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai agama yang ada didunia, Anda perlu tahu terlebih dahulu mengenai pengertian agama itu sendiri. Nah, tahukah anda apa sih agama itu? Bagaimana, kami yakin sebagian besar dari anda sudah dikenalkan ilmu agama sejak kecil oleh orang tua anda.

Jadi begini, agama merupakan sebuah sistem yang mengatur kepercayaan atau keimanan dan peribadatan manusia kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Memiliki tata kaidah yang dapat mengatur bagaimana manusia harus berinteraksi dengan manusia lainnya serta lingkungan sekitarnya. Pengertian agama tersebut diambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Tujuan Agama

Tujuannya diciptakan agama itu sendiri yaitu untuk membimbing manusia mencari kebahagian hidup di dunia maupun diakhirat kelak. Manusia diciptakan untuk berserah diri kepada Sang Penciptanya baik itu untuk urusan dunia dan akhirat.

Fungsi Agama

Setelah mengetahui tujuan dari agama yang dianut, adapula fungsi-fungsi agama yang harus Anda ketahui. Fungsi agama untuk masyarakat sendiri adalah sebagai berikut:

  • Agama dapat memberikan pandangan dunia kepada secara keseluruhan mengenai kedudukan manusia.
  • Agama dapat menjawab berbagai macam pertanyaan-pertanyaan yang tidak mampu dijawab oleh sesama manusia.
  • Agama dapat menimbulkan keseragaman pada setiap penganutnya mengenai pandangan dunia, tingkah laku, kepercayaan, dan hal-hal yang berkaitan dengan nilai-nilai keagamaan.
  • Agama dapat memerankan fungsi sebagai peranan sosial.

Pengelompokkan Agama

Apakah Anda tahu bahwa agama dapat dikelompokkan menjadi 2 golongan. Apa saja pengelompokkan agama tersebut?

1. Pengelompokkan Agama Berdasarkan Teologi atau Pemahaman Ketuhanan

Agama-agama yang dibentuk berdasarkan kepada pemahaman akan Tuhan, dibagi lagi dalam beberapa kelompok, yaitu:

  • Monoteisme, yaitu agama yang percaya Tuhan hanya satu. Contohnya seperti Islam, Yahudi, Kristen, dan lain-lain.
  • Henoteisme, yaitu agama yang percaya bahwa Tuhan hanya satu dengan dewa-dewi yang ada disekitarnya. Contohnya seperti Tao, Hindu, dan lain-lain.
  • Politeisme, yaitu agama yang mempercayai bahwa dewa-dewi adalah Tuhan. Contohnya: Shinto, Konghucu, dan lain-lain.
  • Non-teisme, yaitu agama yang mengakui adanya roh-roh dan dewa-dewi namun tidak menganggapnya sebagai Tuhan. Contohnya seperti Buddha.
  • Animisme, yaitu agama yang mempercayai bahwa setiap benda mati ataupun makhluk memiliki roh atau jiwa yang harus dihormati.
  • Dinamisme, yaitu agama yang menghormati, menyembah, dan memuja roh nenek moyang.
  • Agnostisisme, yaitu suatu agama yang memiliki pandangan filasafat terhadap suatu nilai kebanaran yang ada pada umumnya dikaitkan dengan keberdaan dewa, Tuhan, dan lainnya. Namun, tidak dapat diketahui oleh akal pikiran manusia yang sangat terbatas.
  • Sinkretisme, yaitu gabungan antara agama satu dengan agama lainnya. Terkadang, prinsip ketuhanannya-pun tidak jelas. Contohnya yaitu agama Cao Dai, Tridharma, dan lain-lain.
2. Pengolompokkan Agama Berdasarkan Kultural atau Kebudayaan

Selain berdasarkan pemahaman ketuhanan, agama juga dapat dikelompokkan berdasarkan kebudayaan-kebudayaan yang ada disekitar masyarakat. Agama-agama tersebut dikelompokkan lagi menjadi beberapa bagian, seperti:

  • Agama-agama dunia, merupakan sebuah istilah agama yang mengacu pada agama internasional atau transkultural. Contohnya seperti agama Islam, Hindu, Kristen, dan sebagainya.
  • Agama pribumi, merupakan agama yang mengacu pada budaya atau kelompok tertentu dengan skala yang lebih kecil di negara tertentu. Contohnya seperti Kejawen, Shinto, Yahudi, dan semacamnya.
  • Gerakan-gerakan keagamaan baru, merupakan agama yang baru-baru ini dikembangkan oleh masyarakat tertentu.

Umumnya, agama-agama baru ini merupakan gabungan dari agama-agama yang ada, baik itu gabungan dari agama pribumi maupun agama-agama dunia. Contohnya, yaitu agama Cao Dai di Vietnam, Yiguandao di Tiongkok, dan sejenisnya.

Daftar Agama Populer Didunia

Sebenarnya, ada banyak sekali agama yang tersebar luas di belahan bumi ini. Ada beberapa yang memiliki banyak pengikutnya atau yang biasa disebut dengan kaum mayoritas. Adapula beberapa agama yang hanya kaum minoritas saja.

Meskipun ada begitu banyak perbedaan agama, masyarakat di dunia ini hidup dengan damai. Dari berbagai macam pilihan agama yang tersedia, ada beberapa diantaranya yang populer dan menjadi kaum mayoritas.

Inilah daftar agama yang populer didunia:

  1. Islam
  2. Kristen
  3. Hindu
  4. Buddha
  5. Konghucu
  6. Taoisme
  7. Yahudi atau Yudaisme
  8. Sikhisme
  9. Jainisme
  10. Baha’i
  11. Shinto
  12. Shamanisme Korea atau Musime atau Mugyo

Itulah diatas pengertian agama serta penjelasan lainnya yang terkait dengan agama, seperti tujuan, fungsi, serta pengelompokkan agama yang tersebar luas didunia. Nah, sekarang Anda sudah paham kan, sedikit banyak mengenai agama dan seluk beluknya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *