Cara Ternak Ikan Lele dari Benih Hingga Panen

Loading...

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan tawar yang tidak pernah sepi penikmatnya. Ikan lele memilikii cirri khas kumis yang mencuat dan memanjang disekitar bagian mulut. Rasanya ikan lele ini sudah tidak asing bagi kita sebagai warga Indonesia yang kaya akan sumber daya perikanan.

Ikan lele kerap dijadikan menu makanan yang menggugah selera. Sering kita jumpai pedagang dari mulai restoran ternama hingga angkringan yang menyajikan olahan makanan berbahan dasar lele, yang paling tidak asing adalah pecel lele. Bila anda berkunjung ke Ibu kota dan berjalan disekitaran daerah pejaten anda akan melihat para penjual pecel lele berjejeran yang tidak permah sepi dari pelanggan.

Ikan lele memiliki banyak manfaat bagi kesehatan diantaranya: Lemah kalori dan rendah lemak, protein berkualitas tinggi, mengandung vitamin B dan banyak lagi. Rasanya yang enak dan memiliki banyak manfaat bagi tubuh membuat ikan lele terus laris dipasaran dan tidak pernah sepi peminat. Permintaan pasokan ikan lele pun kian hari kian meningkat tidak pernah berhenti.

Loading...

Ini adalah peluang bagus bagi anda yang ingin mulai berbisnis namun masih bingung harus berbisnis apa, nampaknya segmentasi di atas bisa dijadikan pertimbangan bagi anda untuk mulai berbisnis dengan membudidayakan ikan lele.

Sudah terlalu mainstream membangun bisnis yang asal keren saja tapi tidak bertahan lama. Kini saatnya memutar otak bagaimana caranya membangun suatu bisnis jangka panjang dengan keuntungan tidak diragukan. Salah satunya adalah budidaya ikan lele, ya … budidaya ikan lele adalah peluang besar dalam bisnis anda seperti apa yang telah kami paparkan diatas.

Bukan hanya sekadar bisnis, anda juga telah melestarikan salah satu jenis Ikan saat anda mulai terjun dalam bisnis budidaya ikan lele ini. Lalu bagaimana caranya memulai budidaya ikan lele? Sulitkah? Tidak sulit jika anda memiliki niat yang kuat dan mulailah saat ini juga. Artikel ini akan membahas secara detail proses budidaya ikan lele.

Cara Budidaya Ikan Lele

Cara budidaya ikan lele

Berikut kami sajikan bahasan tentang budidaya ikan lele:

  1. Pilihlah lingkungan yang tidak begitu padat penduduk, karena budidaya ikan lele akan menghasilkan bau yang tidak sedap, untuk menghindari risiko complain atau keluhan warga dikemudian hari maka pertimbangkanlah pemilihan lahan sejak awal sebelum anda memutuskan membuat kolam.
  2. Jika anda telah menemukan lahan yang cocok untuk beternak lele, hal pertama yang harus dilakukan adalah pembuatan kolam. Penggalian kolam dilakukan pada lahan yang luas dengan kondisi lingkungan yang mendukung yakni terhindar dari limbah pabrik industri. Galilah tanah dengan ukuran 5 x 3 meter untuk budidaya lele kisaran 500 sampai 1000 ekor lele.  Dengan kedalaman kurang lebih 70 cm. Luas ukuran kolam ini bisa disesuiakan dengan kebutuhan anda tergantung berapa banyak ikan lele yang akan anda budidayakan.
  3. Setelah tanah digali dan membentuk persegi, pasangakanlah terpal dengan alur mengikuti bentuk kolam, pasangkan secara rapi dan kuat. Pemasangan terpal ini ditujukan agar memudahkan ketika musim panen tiba. Dan ingat! Pastikan panjang dan lebar terpal melebihi luas ukuran galian tanah agar mudah dan leluasa dalam penyesuaiannya.
  4. Usai terpal terpasang rapi buatlah pipa pembuangan saluran air untuk memudahkan proses memanen dan membersihkannya. Pembuatan pipa dibuat pada salah satu sudut kolam.
  5. Sering kali orang tidak memperhatikan bagian kecil ini karena terlalu ceroboh, untuk antisipasi kemungkinan terburuk seperti banyaknya benih lele yang mati akibat zat yang terkandung dalam terpal ada baiknya anda membersihkan terpal terlebih dahulu dengan cara mengisikan air setinggi terpal yang dipasangkan lalu diamkan selama satu minggu kemudian buang air yang telah didiamkan selama satu minggu itu karena didalamnya sudah bisa dipastikan terdapat zat-zat yang mulanya menempel pada terpal yang bisa menyebabkan ikan-ikan keracunan.
  6. Langkah selanjutnya aliri air dengan ketinggian 40cm disertai pengapuran demi mengembalikan keasaman tanah dan menghindarkan ikan lele anda dari wabah penyakit, sertakan juga pupuk. Diamkan selama kurang lebih empat hari sampai plankton-plankton tumbuh disana. Anda bisa melihat tumbuhnya plankton dengan melihat warna air yang berubah warna menjadi sedikit kuning dan kehijau-hijauan.
  7. Masukan benih ikan lele berkualitas bagus dengan ukuran yang sama rata-rata 5-6 cm ke dalam kolam yang telah siap pakai, pastikan bahwa benih ikan lele yang anda pilih memiliki kualitas bagus dan tidak cacat serta gerakannya lincah.
  8. Pemberian pakan secara berkala, selain makanan alami yang bisa lele dapatkan dari kolam seperti plankton dan jentik anda juga harus memberikan pakan berupa pelet. Saat usia lele berumur satu bulan ke atas anda bisa menyelingi dengan berbagai sisa makanan dapur yang masih layak dijadikan pakan demi menekan pengeluaran dalam proses budidaya ini.
  9. Dalam proses pembesaran berikanlah pakan lele 5-7 kali sehari dengan jarak 3 jam sekali dengan tidak berlebihan, secukupnya saja. Hal yang perlu diperhatikan yakni hindari pergantian air sebelum masa panen karena akan membuat lele stres dengan pergantian air tersebut. Namun bukan berarti kebersihan air tidak diperhatikan, tetaplah bersihkan air secara perlahan dengan tenang dan tidak menimbulkan kebisingan.
  10. Setelah 2 bulan bibit ditebar anda sudah bisa memanen ikan lele hasil budidaya anda dan menjualnya kepasaran.

Nah, diatas adalah uraian cara budidaya ikan lele dengan bibit yang telah siap disebar, anda bisa membelinya di toko khusus penjualan perlengkapan ikan. Selain dengan langsung menebar bibit siap pakai anda juga bisa mencoba untuk menghasilkan bibit melalui pemijahan atau perkawianan antara pejantan lele dan indukan lele. Namun cara ini sedikit ribet bila anda seorang pemula karena anda memerlukan beberapa kolam yang berbeda. Pasalnya dalam proses pemijahan atau perkawinan ikan lele ini anda harus memilki kolam khusus pemijahan untuk perkawinan pejantan lele dan indukan lele dengan ukurna yang khusus pula.

Selain kolam pemijahan ada lagi yang disebut kolam pendederan dimana di kolam pendederan inilah anda akan memilih sendiri bibit lele yang akan anda kembangkan untuk selanjutnya di masukan ke dalam kolam lele dewasa. Dalam proses ini anda dituntut untuk jeli dalam memilih bibit-bibit unggul untuk dipelihari hingga menjadi lele dewasa dan siap panen. Intinya anda harus memilki 3 buah kolam untuk melakukan pembibitan sendiri. Tentu saja proses pemijahan atau perkawinan ini akan memakan waktu yang lebih lama.

Sebetulnya pembelian bibit maupun proses pemijahan memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Semua tergantung pilihan anda. Tapi kami sarankan apabila anda seorang pemula sebaiknya membeli bibit lele dari toko  perikanan yang sudah terkenal dengan kualitasnya. Bagaimana anda tertarik? Bisnis ikan lele ini sangat menjanjikan bukan. Sekarang mulailah dengan membuat rencana anggaran dan praktekan. Semoga artikal yang kami buat bisa bermanfaat bagi anda sebaga­i panduan untuk mulai budidaya ikan lele.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *