Pengertian Flora, Persebaran dan Pengelompokan Flora

Loading...

Setiap zona dan subzona yang ada pada biosfer mempunyai flora dan juga fauna yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut dapat terjadi karena banyak hal, terutama faktor lingkungan pada suatu kehidupan flora dan fauna, sehingga persebarannya dipermukaan bumi berbeda-beda.

Pengertian Flora

Kata Flora berasal dari bahasa latin yang artinya adalah alam tumbuhan atau nabatah yang mana menyangkut semua aspek yang mengenai macam jenis tumbuhan dan tanaman. Biasanya dalam penggunaannya selalu diberi imbuhan dengan nama geografis, misalnya saja nabatah Jawa, nabatah Asia atau nabatah Eropa. kesimpulan nya berarti Flora adalah alam tumbuhan atau nabatah yang mana menyangkut semua aspek mengenai berbagai macam jenis tumbuhan dan tanaman.

Persebaran Flora di Dunia

Flora yang tumbuh di dunia ini memiliki beragam jenis dan persebaran. Ada yang hidup di wilayah daratan ataupun perairan. Pengelompokan atau klasifikasi flora yang ada di daratan secara umum dapat dibagi menjadi 5 kelompok flora yakni flora hutan, sabana, stepa, gurun, dan tundra. Pengelompokan ini juga sering disebut dengan istilah bioma. Sedangkan untuk flora yang ada di perairan dapat dikelompokkan menjadi flora air tawar dan flora air asin.

Pengelompokan Flora yang Tumbuh di Daratan

Berikut adalah pengelompokan flora yang tumbuh di darat antara lain adalah:

1. Flora Hutan

Flora hutan terdiri dari tiga jenis yang berbeda, yaitu hutan musim, hutan hujan tropis, dan hutan taiga atau konifer. Hutan hujan tropis merupakan hutan yang terletak di wilayah katulistiwa yang memiliki iklim tropis dengan garis lintang yang terletak pada 23,5 derajat lintang utara sampai dengan 23,5 derajat lintang selatan. Indonesia adalah salah satu wilayah yang ditumbuhi oleh jenis flora hutan hujan tropis. Pohon-pohon yang ada pada hutan hujan tropis membentuk kanopi.

Jenis flora hutan kedua adalah flora hutan musim. Flora di hutan musim biasanya menggugurkan daunnya pada saat musim kemarau untuk mengurangi penguapan sehingga sering disebut hutan gugur. Rata-rata curah hujan yang terdapat di hutan musim ini sekitar 1000 sampai 2000 mm per tahunnya. Hutan musim terdapat pada sebagian wilayah Indonesia, yaitu di sebagian pulau jawa dan wilayah timur Indonesia.

Hutan taiga atau konifer terletak pada bumi bagian utara di bawah wilayah kutub. Karakteristik yang dimiliki oleh hutan ini bisa dibilang unik dengan iklim dan suhu ekstrem. Keadaan lingkungan ini menyebabkan tanah di hutan taiga memiliki sifat asam sehingga hanya beberapa jenis tumbuhan tertentu yang dapat tumbuh.

Hutan taiga ditumbuhi oleh jenis tumbuhan dengan daun jarum seperti cemara dan pinus. Selain itu ada juga lumut kerak yang dapat bertahan di suhu ekstrem. Hutan ini berada di wilayah Rusia, Skandinavia, Alaska dan Amerika bagian Utara.

2. Flora Sabana

Sabana adalah bioma yang terdiri dari padang rumput dan semak perdu dengan diselingi oleh pohon-pohon. Jenis bioma ini memiliki suhu tinggi sepanjang tahun. Jenis tumbuhan yang dapat tumbuh di wilayah ini adalah kapas, kaktus, palem, dan akasia. Sabana berada di wilayah beriklim tropis hingga subtropis antara lain Australia, Afrika, dan Amerika Selatan.

Ketika intensitas hujan tinggi, sabana akan menjadi hutan. Namun saat curah hujan semakin rendah akan menjadi semak belukar. Sabana biasa dimanfaatkan oleh manusia adalah sebagai ladang atau peternakan.

3. Flora Stepa

Stepa adalah wilayah yang hanya ditumbuhi oleh padang rumput. Pohon-pohon sangat jarang ditemui kecuali di dekat sumber air seperti danau atau sungai. Stepa merupakan wilayah beriklim kering sehingga tidak dapat berkembang menjadi hutan.

Curah hujan yang dimiliki bioma jenis ini sangat rendah. Hujan yang terjadi tidaklah teratur. Cuaca di wilayah ini bisa menjadi sangat dingin atau sangat panas. Di Indonesia sendiri flora jenis stepa dapat ditemui di wilayah Nusa Tenggara Timur.

4. Flora Gurun

Bioma gurun menempati sepertiga wilayah di bumi. Suhu yang ekstrem merupakan ciri khas bioma gurun. Akan terasa sangat dingin pada malam hari dan panas menyengat pada siang hari. Hal ini menyebabkan kelembaban udara menjadi sangat rendah.

Curah hujan bioma gurun sangat rendah yaitu hanya sekitar 250 mm per tahun. Bioma gurun didominasi oleh kaktus. Kaktus dapat tumbuh dengan baik karena dapat menyimpan cadangan air dalam jumlah banyak dan tingkat penguapannya kecil. Tumbuhan lain yang dapat tumbuh  di daerah ini adalah jenis akasia, kurma, dan juga kelapa.

5. Flora Tundra

Bioma tundra terdapat di wilayah kutub bumi ini, baik wilayah kutub utara mau pun wilayah kutub selatan. Flora yang mendominasi bioma tundra merupakan jenis lumut, lumut kerak, algae dan sedikit rumput berdaun pendek yang dapat tumbuh.

Wilayah bersebaran bioma tundra ada di Greenland, Arktik, dan Antartika. Hampir seluruh wilayah bioma tundra tertutup salju. Keadaan di bioma tundra gelap gulita pada musim dingin yang panjang. Namun pada musim panas, keadaan menjadi terang karena siang hari yang panjang. Hal ini disebabkan oleh gerak semu matahari.

Pengelompokan Flora yang Tumbuh di Perairan

Setelah di atas kita membahas mengenai pembagian flora yang hidup di daratan,  sekarang kita akan membahas pembagian flora yang hidup di perairan. Flora yang ada dan tumbuh di perairan dapat dikelompokkan menjadi flora air tawar dan flora air asin.

Flora air tawar adalah berupa tumbuhan yang hidup di danau, sungai, dan rawa. Jenis tumbuhan tersebut antara lain adalah teratai, lumut, eceng gondok, dan ganggang. Sedangkan flora air asin dapat adalah lumut, ganggang, rumput laut, dan fitoplankton. Tumbuhan-tumbuhan ini hanya dapat hidup di perairan asin yang dangkal dengan sinar matahari dapat menembus sampai ke dasar laut.

Demikian diatas penjelasan tentang pengertian flora beserta persebarannya. Semoga informasi di atas dapat membantu menambah wawasan anda mengenai topik tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *