Panduan Cara Ternak Bebek Petelur untuk Pemula

Loading...

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang cara budidaya bebek petelur yang bisa menjadi peluang bisnis bagi sobat semua. Dulu pasti anda pernah melihat di perdesaan para peternak bebek menggiringkan bebek-bebek mereka di pagi hari dan sore untuk di-angon. Menurut kami cara ini sudah terlalu tertinggal dan tidak efisien karena membutuhkan tenaga berlebih untuk proses angon.

Semakin bertambahnya pengetahuan para peternak bebek kini sebagian besar dari mereka sudah tidak lagi melakukan proses angon dalam budidaya bebek. Kini mereka lebih memilih untuk menggunakan kandang buatan dalam proses berternak bebek.

Hanya saja dalam pembuatan kandang ini anda tidak boleh ngasal ‘asal ada kandang’ anda harus memperhitungkan kebutuhan luas bagi bebek itu sendiri. Kami menyarankan anda membuat kandang bebek dengan ukuran 8 x 9 meter untuk kapasitas 100 ekor bebek selebihnya silahkan anda sesuaikan dengan jumlah bebek yang akan anda budidayakan. Perlu anda ketahui bahwa bebek tidak suka berhimpitan, itulah mengapa sebagian peternak memilih untuk mengangon bebek agar para bebek bisa bergerak bebas dan menghirup udara segar, maka pastikan kandang yang anda buat memiliki luas yang cukup sebagai tempat tinggal bebek-bebek yang anda budidayakan jangan sampai berhimpit-himpitan.

Loading...

Cara Budidaya Bebek Petelur

Cara budidaya bebek petelur

Untuk lebih jelasnya mari kita simak tahapan-tahapan untuk mulai budidaya bebek, dibawah ini ulasannya:

1. Persiapan Lokasi dan Kandang

Pilihlah lokasi perdesaan agar memiliki udara segar dan bersih untuk menunjang pertumbuhan bebek-bebek anda. Untuk pembuatan kandang berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan:

  • Dalam pembuatan kandang bukan hanya ukuran yang harus diperhatikan melainkan kenyamanan dan temperature suhu di dalamnya. Buatlah kandang bebek menyerupai gudang yang memiliki luas dengan gambaran seperti diatas.
  • Alas kandang dibiarkan tanah saja, tapi sebelumnya taburkanlah terlebih dahulu kapur dibawah tanah lalu timbun lagi dengan tanah untuk meminimalisir bau yang disebabkan oleh kotoran bebek itu sendiri.
  • Buatlah kandang berdindingkan bilik serta usahakan kandang memilki atap yang bisa menjaga suhu udara agar tidak panas, anda bisa menggunakan atap kandang dengan anyaman daun tembakau maupun genting tanah.
  • Buat juga bak besar yang digunakan untuk kolam pemandian dan bisa dipakai untuk minum para bebek.
  • Berilah tumpukan jerami di salah satu sisi kandang yang bertujuan untuk tempat tidur para bebek agar tidak kedinginan yang nantinya juga berguna sebagai tempat untuk bertelur.
  • Jika kandang sudah siap anda juga harus membuat penerangan yang bertujuan untuk menghangatkan bibit-bibit bebek petelur nantinya. Suhu kandang usahakan mencapai 26 – 30 derajat celcius.
  • Pastikan kandang yang anda buat menghadap kearah terbitnya matahari agar cahaya matahari bisa masuk ke kandang sebagai penghangat alam yang baik bagi kesehatan bebek-bebek anda.
  • Buatlah sarana pakan bebek agar ketika para bibit bebek dimasukan kedalam kandang semuanya telah dipersiapkan.

Sampai disini apakah sudah dipahami?

Langkah selanjutnya sebelum menentukan bibit bebek dan mulai bertenak anda harus tahu terlebih dahulu pakan utama untuk bebek-bebek yang akan dibudidayakan. Pakan para bebek pada umumnya berupa makanan ikan dan unggas yang dicampur atau dedak yang mengandung protein hewani yang tinggi.

2. Memilih Bibit Bebek Petelur

Tentu saja pemilihan bibit ini tidak boleh anda lewatkan dan sepelekan karena pemilihan bibit adalah penentu dari sukses  tidaknya budidaya yang akan anda kembangkan. Nah, dalam pemilihan bibit ini anda harus memilih bebek yang berkualitas baik.

1). Anda bisa membeli bibit di toko peternakan yang telah tersedia untuk kemudian dibesarkan dan diambil telurnya.
2). Sebagian lain membeli bebek dewasa yang siap bertelur tanpa harus melewati proses berbulan-bulan, jika anda memilih untuk membeli bebek yang siap bertelur anda hanya harus menunggu tidak lebih dari 1 bulan sampai bebek-bebek yang anda beli menghasilkan telur.
3). Atau juga bisa dengan cara mengawinkan terlebih dahulu beberapa ekor bebek betina dan jantan. Jika anda memilih metode ini maka berikut ciri-ciri bebek jantan dan bebek betina yang siap dikawinkan:

Ciri bebek jantan yang baik untuk dijadikan indukan yang siap kawin:

  • Memiliki postur tubuh yang tegap
  • Memilki paruh dan kaki yang besar
  • Sehat dan tidak ada cacat
  • Tidak memiliki suara yang serak dan bulu coklat.

Ciri bebek betina yang baik untuk dijadikan indukan yang siap kawin:

  • Mimiliki bulu coklat kehitaman
  • Memiliki paruh berwarna hitam keputihan
  • Memilki bulu yang halus bila dipegang
  • Memiliki postur tubuh yang gemuk
3. Pemeliharaan dan Pemberian Pakan

Bersihkan kandang secara berkala sekitar 3 – 4 hari sekali dibarengi dengan penggantian air dalam kolam agar air dalam kolam terjaga kebersihannya dan mengurangi bau dalam kandang.

Berikan pakan sebanyak 3 kali sehari yaitu di waktu pagi, siang dan sore/ atau menjelang malam sekitar pukul 18.00 PM. Dalam pemberian pakan ini campurkan sedikit air sehingga pakan menjadi basah karena bebek tidak terbiasa dengan makanan yang kering.

4. Penanganan Penyakit

Tidak hanya dalam budidaya ayam penanganan penyakit dilakukan, dalam budidaya bebek penanganan penyakit sangat diperlukan untuk menghindarkan dari hal-hal yang tidak diharapkan seperti terkena virus atau kematian. Untuk itulah secara berkala anda harus memberikan antibiotik pada pakan bebek sekitar 2 mingu sekali. Adapun bebek yang terserang penyakit memiliki tanda sebagai berikut :

  • Memilki suara yang parau/ serak
  • Kotoran bebek berwarna hijau disertai bercak putih

Jika anda mengetahui ada bebek yang terserang virus atau penyakit segeralah keluarkan dari kandang sebelum penyakit menular pada bebek-bebek yang lain.

5. Panen Telur

Mari berburu hasil panen anda dibulan ke-4 sejak proses pembibitan atau 1 bulan sejak anda membeli bebek petelur yang siap bertelur (lihat tahapan pemilihan bibit). Anda harus tahu biasanya para bebek akan bertelur pada malam hari di hari terakhir dibulan ke 4 atau tidak jauh dari akhir-akhir bulan ke 4, periksalah dipagi hari.

Jika anda melihat bahwa telah banyak telur di kandang bebek, segeralah keluarkan induk-induk bebek dan berikan pakan ditempat lain, karena jika anda memanen telur-telur bebek tanpa mengeluarkan induknya terlebih dulu biasanya induk-induk bebek akan bereaksi dan menyerang. Setelah dipanen, kini tinggal anda menentukan, mau langsung menjual telur bebek hasil panen ini ke pasaran atau mengolahnya terlebih dahulu menjadi telur asin, sekadar informasi jika anda mengolah terlebih dahulu menjadi telur asin keuntungan yang anda dapatkan bisa berlipat-lipat.

Menjelang waktu panen bulu-bulu pada indukan bebek akan rontok namun anda tidak perlu khawatir karena ini adalah salah satu efek dari proses bertelurnya para indukan bebek.

Itulah tulisan mengenai cara budidaya bebek petelur dari anakan hingga panen. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu dan menambah wawasan Anda tentang ternak bebek petelur. Semoga bermanfaat 😉

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *