Panduan Cara Budidaya Ikan Cupang untuk Pemula Terlengkap

Loading...

Bagi anda pecinta ikan hias pasti sudah tidak asing lagi ketika mendengar ikan cupang. Ikan cupang  memiliki keindahan yang berbeda jika dibandingkan dengan jenis ikan tawar lainnya.

Ikan cupang bisa dibedakan menjadi dua jenis yaitu ikan cupang hias dan ikan cupang tarung. Ikan hias cupang ini hanya bisa dinikmati keindahannya lewat aquarium bening, melihat gemulai tingkahnya, paduan warna indah yang membuatnya terlihat cantik.  Harga ikan cupang hias ini berpariasi tergantung seberapa keindahan dan kualitas ikan cupang hias tersebut.

Berbeda dengan ikan cupang tarung, jenis ikan cupang tarung bisa dibilang jenis ikan kecil yang ganas pasalnya ikan cupang tarung ini sangat lincah dan energik dalam air. Ikan cupang tarung jika disatukan dalam satu aquarium dengan jumlah lebih dari satu bisa menimbulkan adu jotos. Namanya juga ikan cupang tarung, setiap melihat ikan lain bawaanya selalu ingin bertarung.

Loading...

Jika ketika kecil anda penah memelihari ikan cupang yang anda beli di area sekolah, sudah bisa dipastikan itu adalah jenis ikan cupang tarung.  Ikan cupang tarung ini memang lebih mudah didapatkan dan harganya pun relatif murah.

Nah, biasanya ikan cupang tarung ditempatkan pada toples bening, satu toples berisikan satu ikan cupang. Sadar tidak saat kita menempatkan satu toples berisikan ikan cupang secara bersampingan terkadang salah satu dari ikan cupang tersebut merekahkan insangnya dan mengadu-adukan kepalanya ke toples dimana ia bisa melihat ikan cupang lain disampingnya. Tanpa anda sadari anda telah membangkitkan emosi ikan cupang tersebut untuk bertarung, atau bisa jadi salah satu ikan cupang anda ingin dikawinkan. Nah, loh … kok bisa? Penjelasannya akan kita bahas dibawah.

Sebelum membahas cara budidaya ikan cupang, perlu anda ketahui bahwa ikan cupang ini  merupakan jenis ikan tawar yang kuat, ia mampu bertahan hidup lama pada volume air yang sedikit, buktinya ia tetap bertahan hidup di dalam toples dengan ukuran toples kecil sekalipun.

Peminat ikan cupang mulai dari anak kecil hingga dewasa. Mereka pecinta ikan sudah pasti memilikinya, baik ikan cupang hias maupun ikan cupang tarung. Keduanya memiliki keindahan dan keunikan masing-masing.

Menilik banyaknya peminat ikan cupang dari semua kalangan, harusnya membuat anda berpikir bahwa hal tersebut adalah peluang untuk berbisnis dengan budidaya ikan cupang.

Cara Ternak Ikan Cupang

Cara ternak ikan cupang

Bagi anda yang tertarik budidaya ikan cupang, berikut kami berikan panduan agar anda tidak keliru. Karena budidaya ikan cupang sangat berbeda dengan budidaya ikan tawar lainnya.

1. Pilihlah indukan cupang jantan dan betina yang memiliki kualitas bagus untuk kita kawinkan dalam hal ini disebut proses pemijahan. Sebelum memijahkan cupang tentu saja anda harus bisa membedakan antara ikan cupang jantan dan ikan cupang betina. Jangan sampai anda keliru memijahkan ikan cupang sejenis. Adapun cara membedakan ikan cupang jantan dan betina adalah  sebagai berikut:

Ikan cupang jantan yang siap dikawinkan:

  • Berumur antara 4 – 8 bulan
  • Memilki body yang langsing dan memanjang
  • Memiliki Ekor dan sirip lebar dan memanjang
  • Memilki warna cerah dan menarik
  • Gerakannya agresif

Sedangkan ciri dari ikan cupang betina yang siap dikawinkan adalah kebalikan dari ikan cupang jantan:

  • Berumur antara 3 – 5 bulan
  • Memiliki body yang gempal dengan bentuk perut melebar disertai titik putih di area perut.
  • Memilki ekor dan sirip yang pendek
  • Warnanya kusam dan tidak menarik
  • Gerakannya lamban

2. Siapkan media untuk proses pemijahan

Seperti telah disinggung diatas dalam budidaya ikan cupang ini anda tidak memerlukan kolam yang besar, hanya cukup dengan toples saja. Nah, untuk media pemijahan ini pilihlah toples dengan ukuran lebih besar lalu isikan air dan tambahkan tanaman air yang akan berguna sebagai penyimpanan telur-telur ikan cupang nantinya.

3. Masukan ikan cupang kedalam media yang telah disiapkan namun tidak dengan ikan cupang betina. Tunggulah! Jangan terburu-buru. Untuk ikan cupang betina kita masukan dalam toples yang ukurannya jauh lebih kecil dari ukuran toples untuk pemijahan lalu masukan toples kecil berisi ikan cupang betina tersebut kedalam toples yang berisi ikan cupang jantan, biarkan selama satu hari dengan posisi seperti itu. Hal ini berguna agar kedua ikan cupang tersebut melakukan proses pengenalan terlebih dahulu sebelum dikawinkan, sama seperti manusia ikan cupang juga perlu saling mengenal dulu sebelum dikawinkan biar enggak canggung dan malu-malu agar proses pemijahan berhasil.

Dalam masa pengenalan ini usahan terhindar dari kebisingan dan banyaknya aktifitas manusia disekitarnya. Biarkan mereka saling pandang dengan tenang tanpa gangguan agar rangsangan lebih cepat diterima.

Biasanya bila ikan cupang jantan telah siap dikawinkan, ia akan membuat gelembung udara yang berguna untuk menyimpan telur yang sudah dibuahi. Bisa jadi ini adalah kode dari ikan cupang jantan bahwa ia telah siap dikawinkan dan melakukan proses pemijahan dengan ikan betina dibalik toples kecil itu. Kode-kode asmara. hehe

4. Bila gelembung udara sudah mulai terbentuk, kini saatnya memasukan ikan cupang betina ke toples besar berisikan ikan cupang jantan pada pagi hari. Biasanya proses pemijahan ini hanya berlangsung selama 1 hari saja.

5. Setelah proses pemijahan berhasil bisa dilihat dengan adanya telur-telur pada gelembung-gelembung yang telah dibuat ikan cupang jantan. Sampai disini menandakan anda telah sukses mengawinkan ikan cupang. Langkah berikutnya segeralah ambil indukan ikan cupang betina sebelum ia memangsa telurnya sendiri. Istilahnya seperti cinta satu malam ya … setelah berhasil dibuahi mereka harus segera dipisahkan.

Lalu bagaimana dengan telur-telur hasil pemijihan tadi? Penanganan telur-telur ini adalah tugas dari cupang indukan jantan ia akan memindahkan telur-telur tersebut ke balik atau sekitaran tumbahan air  yang ada di toples.

Setelah 1 kali 24 jam semenjak telur-telur dibuahi mereka akan menetas menjadi burayak. Nah, untuk tiga hari pertama anda tidak perlu memberikan pakan apapun karena burayak masih memiliki sumber makanan yang dibawa dari kantung telur. Anda juga tidak usah mengkhawatirkan indukan cupang jantan akan memangsa anaknya sendiri seperti ikan betina, karena indukan cupang jantan akan berpuasa selama 3 hari.

6. 3 hari berlalu, saatnya anda memberikan pakan pada burayak juga indukan cupang jantan berupa kutu air selama dua minggu.

7. Setelah dua minggu pindahkan anakan cupang pada toples lain. Bye papah …

8. Berilah pakan yang cukup selama anakan cupang terpisah dari induknya biarkan mereka tetap tumbuh bersama hingga usia 1 – 1,5 bulan sebelum akhirnya harus hidup masing-masing pada toples yang Ketika anda memindahkan anakan cupang ini pada masing-masing toples pastikan anda telah mengetahui mana cupang betina dan mana cupang jantan.

9. Berilah pakan pada setiap toples yang berisikan ikan cupang tersebut serta perhatikan kebersihan air dengan menggantinya secara berkala. Tidak lupa buatlah sekat tidak tembus pandang ketika menjejerakan toples yang berisikan ikan cupang untuk menghindari ikan cupang dari membentur-benturkan badannya ke toples karena melihat ikan cupang lainnya.

Bagaimana? Budidaya ikan cupang seru juga, yah. Kita dilatih untuk menjadi wedding organizer yang baik dengan mempersiapkan segala proses perkawinan ikan cupang, hehe.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *