Panduan Cara Menanam Tomat dari Benih Hingga Panen

Loading...

Tomat itu termasuk jenis buah atau sayuran ya? Stop! Mulai sekarang jangan berdebat jawaban dari pertanyaan diatas, karena tomat adalah jenis tumbuhan yang unik ia bisa termasuk dalam golongan buah-buahan maupun sayuran. Dari pada terus meributkan apakah tomat ini buah atau sayuran mending sobat simak beberapa manfaat yang terkandung dalam tomat dibawah ini:

  1. Tomat memiliki kandungan likopen yang berfungsi sebagai pencegahan sel kanker dalam tubuh
  2. Mengobati nyeri punggung
  3. Mengurangi tekanan darah tinggi
  4. Baik untuk kesehatan mata jika dikonsumsi secara rutin
  5. Membantu program diet dan mengurangi jerawat
  6. Membantu kesehatan kulit agar tetap lembab terawat

Selain memiliki manfaat diatas tomat juga merupakan salah satu bumbu dapur yang wajib dimiliki oleh semua ibu rumah tangga maupun sobat yang hobi masak. Sobat bisa membuat sambal dari olahan tomat untuk dijadikan sambal sehat yang tidak perlu dikhawatirkan jika di konsumsi anak.

Kebutuhan tomat di pasaran tidak penah kehilangan peminat mengingat betapa tomat ini memiliki peran penting dalam kebutuhan kita. Pernah tidak terpikir untuk memiliki perkebunan tomat sendiri? kalau admin sih ingin sekali, hehe.

Loading...

Cara Budidaya Tomat

Cara budidaya tomat

Untuk sobat semua yang mimin sayangi berikut ini akan kami bocorkan rahasia bagaimana caranya budidaya tomat dari awal sampai panen. Simak uraiannya dibawah ini ya.

1. Persiapan Lokasi Tanam

Jika anda akan budidaya tomat dalam skala besar dan untuk diperjualkan maka tentulah anda harus memilki lahan yang luas demi melancarkan proses budidaya yang akan anda lakukan. Namun anda juga bisa mulai menanam tomat di lingkungan atau halaman rumah anda jika hanya untuk konsumsi pribadi.

2. Persiapan Bibit Tomat

Anda bisa mendapat bibit tomat di toko pertanian. Namun alangkah baiknya jika anda membuat bibit sendiri agar tidak terjadi pemborosan modal. Bila anda ingin membuat bibit tomat sendiri, berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan :

  • Pilih buah tomat yang matang dan tua di pohon (bukan setelah dilakukan pematangan di daratan)
  • Potong tomat menjadi dua bagian dan ambil biji-bijinya
  • Cuci sekaligus rendam biji-biji tomat tadi lalu perhatikan jika ada biji yang mengambang maka pisahkan, buang saja. Karena biji yang mengambang tidak memiliki potensi untuk menjadi bibit yang berkualitas bagus
  • Pastikan bahwa biji-biji yang tenggelam tidak memiliki cacat
  • Keringkan biji-biji tomat pilihan anda dibawah terik matahari sampai mengering
3. Proses Penyemaian Bibit

Proses penyemaian ini bisa anda lakukan dengan menggunakan polybag sebagai media semai yang berlangsung selam kurang lebih 30 hari sampai batang dan daun-daun kecil tumbuh. Pada proses penyemaian ini siramlah bibit tomat dengan air di pagi hari dan sore hari.

Jangan samapi lupa! Sebelum memasukan tanah pada polybag campurkanlah tanah dengan pupuk kandang untuk menunjung pertumbuhan bibit agar lebih cepat.

Selain penambahan pupuk kandang, anda juga harus mengetahui bahwa tanaman tomat memerlukan tanah dengan pH 5 – 7 jika anda merasa lahan terlalu asam yang berarti pH tanah kurang dari 5 maka anda harus menyampurkan kapur pertanian pada tanah anda untuk menetralkan pH dalam tanah.

4. Penanaman Pohon Tomat

Buatlah bedengan dengan tinggi 40 cm dan lebar 35 cm untuk panjang bedengan sendiri anda bisa menyesuaikan dengan lahan yang anda gunakan. Pada setiap jarak antar bedengan (saluran air) berilah jarak 30 cm per bedengannya. Tanamalah bibit-bibit pohon tomat tersebut dengan kedalam 5 cm dan diberi jarak perlubang tanam sekitar 6 cm.

5. Perawatan Pohon Tomat

Tanaman tomat merupakan tanaman yang sensitive dan mudah terserang hama, untuk itulah anda memerlukan ketelitian dalam budidaya tomat ini jangan sampai kecolongan dan membuat kerugian dalam bisnis yang sedang anda jalankan. Adapaun perawatan yang bisa anda lakukan antara lain sebagai berikut:

a. Penyulaman

Penyulaman merupakan penggantian bibit yang terserang penyakit atau rusak dengan bibit tomat baru yang lebih segar dan sehat serta memiliki kualitas bagus.

b. Penyiangan

Penyiangan ini merupakan proses pembersihan gulma dan rumput liar di sekitar lubang tanam. Pada awal penanaman anda bisa menggunakan mulsa agar menghambat tumbuhnya gulma yang bisa merebut nutrisi dalam tanah yang seharusnya di serap oleh tumbuhan tomat. Penyiangan ini dilakukan 3 minggu 1 kali. “Mulsa adalah material penutup tanaman budidaya yang dimaksudkan untuk menjaga kelembaban tanah serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit sehingga membuat tanaman tumbuh dengan baik.Mulsa dapat bersifat permanen seperti serpihan kayu, atau sementara seperti mulsa plastik. Sumber: Wikipedia Indonesia”.

c. Pemangkasan

Pemangkasan tomat ini bertujuan agar tidak tumbuh tunas pada ketiak daun juga  untuk menyesuaikan tinggi pohon. Nah, pemangkasan dilakukan pada bagian ketiak daun menggunakan gunting. Lakukan 1 minggu sekali sebelum tunas pada ketiak daun terlanjur membesar dan tumbuh menjadi batang.

d. Pemupukan Lanjutan

Pemupukan lanjutan dibutuhkan agar tanah kembali subur seperti saat anda mulai menanam pohon tomat. Pada umumnya pemberian pupuk tambahan ini dilakukan pertama kali pada usia tanaman sekitar 2-3 minggu dan dilakukan secara berkala setiap 1 minggu sekali untuk ke depannya. Pupuk yang baik untuk digunakan pemupukan lanjutan bisa berupa pupuk organik cair yang banyak mengandung kalsium.

e. Penyiraman

Meski tanaman tomat tidak perlu mandapatkan penyiraman berlebih namun anda harus tetap memperhatikan tanaman tomat anda agar jangan sampai kekeringan. Penyiraman air berlebih atau banyak akan menyebabkan terhambatnya fase generative. Bila sebaliknya saat tanaman tomat mengalami kekeringan maka akan berdampak pada kulit buat yang pecah-pecah.

f. Pemasangan ajir

Ajir merupakan bambu yang dipasang pada sisi tanaman tomat guna menopang bobot pohon apalagi jika sudah berbuah lebat, batang pohon tomat yang tidak sekokoh pohon jambu tentu saja membutuhkan ajir sebagai penopang agar tidak tumbang. Buatlah ajir dengan tinggi 20 cm dan pasangkan sejak tanaman tomat anda mulai tumbuh tinggi ±10-15 cm kemudian ikatkan tanaman tomat pada ajir di sebelahnya menggunakan tali yang terbuat dari kain, usahan jangan terlalu rekat agar tanaman bisa tetap bergerak bebas.

g. Pengendalian Hama atau Penyakit

Demi menjaga tanaman dari serangan hama atau penyakit sebaiknya anda menyemprotkan pestisida dengan takaran dan waktu penggunaan sesuai pentunjuk yang ada pada kemasan, karena setia merk/kemasan pestisida berbeda-beda.

6. Saatnya Panen

Akhirnya tiba juga saat yang di tunggu-tunggu. Pemanenan bisa anda lakukan setelah usia tanaman tomat 3 – 4 bulan sejak dipindahkan dari penyemaian atau sejak anda mulai menanam pohon-pohon kecil di bedengan. Ciri tomat yang siap dipetik atau dipanen adalah perubahan warna pada tomat yang tadinya berwarna hijau menjadi orange.

Dalam pemanenan ini anda bisa menyesuaikan dengan  permintaan  pasar, anda bisa memanen ketika tomat berwarna  orange muda, orange tua dan sudah berganti menjadi warna merah. karena biasanya pasaran membutuhkan tomat dengan kematangan yang berbeda-beda. Rata-rata hasil panen yang bisa didapatkan dari tanah yang memilki luas ±1 hektar adalah 16 ton permusim panennya.

Panen melimpah, Anda senang kami pun  bahagia telah berbagi pengetahuan dengan sobat semua. Itulah ulasan singkat mengenai cara menanam tomat dari benih hingga panen. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan teman-teman mengenai tanaman tomat. Selamat mencoba

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *