Cara Budidaya Cabe Merah dari Benih Hingga Panen

Loading...

Cabe merah merupakan salah satu rempah-rempah yang banyak dibutuhkan dalam berbagai pasakan terlebih di Indonesia yang kebanyakan orangnya menggemari rasa pedas. Rasanya tidak apdol bila dalam sebuah pasakan tidak disertai cabe merah. cabe merah dalam pasakan juga berfungsi sebagai pewarna alami hingga menghasilkan warna nyentrik menggoda, selain itu cabe merah juga biasa dijadikan garnish dalam sebuah pasakan hingga menjadikan hidangan semakin cantik.

Yang perlu menjadi perhatian bahwa cabe merah kerap kali mengalami pasang surut harga. Ada masa dimana harga cabe merah melambung tinggi membuat petani cabe merah harus berpikir keras menstabilkan harga ketika bahan dasar dalam budidaya cabe juga melesat tinggi. Meski begitu tetap saja cabe merah kerap menjadi buruan para ibu rumah tangga.

Mengingat betapa cabe merah ini memiliki peran penting dalam sebuah masakan, sepertinya murah atau mahalnya harga cabe merah tidak menjadi penghalang bagi pencinta makanan pedas untuk berburu cabe baik bentukan cabe merah murni maupun olahan saus. Terbukti dengan terus meningkatkannya permintaan perusahaan pengolah saus misalnya, para pengusaha tersebut berburu produsen cabe yang bisa memenuhi tingkat kebutuhan cabe secara maksimal.

Loading...

Cara Menanam Cabe Merah

Bagi anda yang memiliki ketertarikan di dunia pertanian, budidaya cabe merah ini bisa anda coba dengan panduan yang akan kami berikan sebagai berikut:

1. Mulailah dengan menentukan lahan penyemaian

Tentu saja anda harus memikirkan lahan sebelum mulai untuk budidaya cabe merah. Lahan penyemaian ini tidak begitu banyak menyita tempat bahkan anda bisa menjadikan pekarangan rumah anda sebagai tempat untuk penyemaian. Terlebih jika proses penyemaian ini dilakukan di lingkungan dekat anda secara otomatis anda akan meperhatikannya secara penuh.

2. Kedua pilihlah benih cabe dari cabe merah yang berkualitas

Agar terhindar dari kecewa pada produk yang dijual orang lain, anda bisa membuat sendiri bibit cabe merah dari benih-benih pilihan. Begini caranya:

Alat:

  • Pisau
  • Tatakan
  • Wadah / nampan
  • Sarung tangan
  • Saringan lembut
  • Tisu

Proses:

  • Pakailah sarung tangan terlebih dahulu agar kulit anda terhindar dari iritasi
  • Belahlah cabe merah pilihan yang sudah matang diatas tatakan
  • Pisahkan biji-biji cabe merah pada nampan yang telah disediakan
  • Cucilah tumpukan cabe merah pada wadah atau nampan tadi

Dalam pencucian ini tolong diperhatikan secara seksama, akan ada biji yang tenggelam di bawah air dan mengapung di permukaan air. Biji cabe yang mengendaplah yang akan kita gunakan sebagai bibit, untuk itu ambilah biji-biji cabe yang mengapung.

  • Ambil biji-biji cabe yang mengendap dengan menggunakan saringan halus lalu keringkan biji cabe pilihan tersebut.
  • Jemur selama beberapa hari sebelum kita melakukan proses penyemaian.
3. Penyemaian

Dalam penyemaian cabe sebaiknya anda menggunakan polybad untuk mengantisipasi penyemaian cabe secara menumpuk. Isilah kantong polybad yang telah anda siapkan dengan tanah yang telah diayak halus. Capurkan pupuk kandang dan kompos untuk membuat tanah menjadi media yang bagus bagi pertumbuhan pohon cabe nantinya.

Letakan 1 biji cabe ke dalam satu polybag, setelah itu tutuplah menggunakan kertas ketika anda menyiramnya, hal ini bertujuan agar tidak mendapatkan penyiraman berlebihan yang bisa membuat biji cabe mati. Dalam kurun waktu kurang lebih 4 hari bukalah penutup kertas dari setiap polybag ketika biji cabe telah tumbuh menjadi pohon kecil dan mulai  menampakan daun hijaunya yang mini.

Usahakan anda membuat pelindung dari hama maupun hewan sekitar tempat budidaya pohon cabe merah tersebut.

Selama 2 sampai 3 minggu kedepan awasilah pertumbuhan pohon cabe merah ini dalam polybag, rawat sebaik mungkin agar pohon-pohon kecil/ bibit tersebut tidak mati. Aturlah paparan matahari yang menghadap ke kantong polybag. Setelah 3 minggu dan daun-daun tumbuh menjadi semakin lebar kini saatnya memindahkan pada lahan yang lebih luas.

4. Proses Pemindahan

Dalam proses pemindahan ini pastikan lahan memiliki tekstur tanah yang gembur dan mempunyai porosotas baik. Sebelum mulai mencangkul lahan bersihkanlah batu dan kerikil yang bisa menghambat anda dalam proses pencangkulan. Jika sudah dirasa bersih kini cangkulah tanah dengan kedalaman 30cm.

Buatlah bedengan dengan lebar 100 cm dan tinggi 40 cm yang diberi jarak perbedegan 50 cm. Panjang bedengan ini disesuaikan dengan luasnya lahan yang anda gunakan untuk budidaya cabe merah ini. Jangan sampai lupa untuk membuat saluran air diantara bedengan tersebut karena tanaman ini tidak tahan terhadap genangan air berlebih.

Anda harus tahu bahwa tanah yang digunakan untuk pertumbuhan pohon cabe merah ini harus memiliki keasaaman tanah pH 6-7 jika terlalu asam akan menimbulkan kepucatan pada daun-daun yang tumbuh dan rentan terkena virus yang menyembabkan kematian pada pohon. Lalu bagaimana cara mengetahui apakah tanah yang kita pilih sudah sesuai atau belum? Caranya adalah anda bisa melihat jika pada tanah tersebut banyak tumbuhan harendong maka sudah dipastikan bahwa tanah tersebut memiki kadar pH yang rendah . untuk meningkatkan kualitas tanah campurkanlah dolimit saat pembajakan bedengan, juga pupuk dan kompos seperti saat kita menanam bibit pada polybag, yang membedakan hanya porsinya saja.

Setelah bedengan telah siap dengan segala media tambahan lain yang ada didalamnya kini tutuplah bedengan dengan plastik perak hitam perbedengannya. Buatlah lubang tanam diatas plastik tersebut dengan jarak perlubanya 75cm agar ketika pohon cabe merah tumbuh besar pohon-pohon cabe merah tersebut bisa leluasa bergrak dan mendapatkan oksigen secara maksimal.

5. Menanam Bibit

Sekarang anda tinggal menanam bibit cabe dari hasil penyemaian sebelumnya. Masukan setiap bibit cabe/pohon cabe kecil pada lubang plastik  yang telah kita buat. Disarankan agar proses penanaman ini dilakukan pada pagi hari dan sore hari demi menjaga keheningan. Selesaikan proses penanaman satu hari secera serempak. Setelah semua bibit cabe tertanam pada bedengan kini saatnya anda menyirim bibit cabe pertama kalinya di atas bedengan.

6. Perawatan

Rawatlah pohon-pohon cabe anda dengan melakukan penyiraman secara berkala. Periksalah tanaman setiap harinya, bila terdapat pohon yang mati segeralah angkat dari media tanam dan gantilah dengan bibit baru yang belih bagus. Untuk membuat tanaman cabe ini tumbuh lurus dan kuat tancapkanlah bambu di sisi pohon cabe tersebut sebagai penyangga agar tidak bengkok atau patah.

Pemupukan rutin dilakukan 2 minggu sekali sepanjang 9 pekan terakhir sebelum panen. Agar memudahkan pemberian pupuk pada lubang tempat tumbuhnya tanaman ini gunakanlah pupuk cair sehingga anda hanya perlu menyiramkan pupuk pada lubang-lubang tersebut.

7. Masa Panen

Setelah kurang lebih 3 bulan kini cabe-cabe merah anda siap dipanen dan menggoyang lidah. Proses pemanenan ini bisa dilakukan setiap hari maupun secara berkala tergantung kondisi kematangan dan kebutuhan pasar. Biasanya cabe merah di petik ketika buahnya berwarna orange karena akan memerah denan sendirinya setelah di petik.

Perhitungan pendapatan panen ini sangat mudah, biasanya dari 45.000 pohon cabe maka anda bisa memanen cabe sebanyak 11,25 ton permusim panennya. Untuk hasil yang maksimal tentu saja anda harus merawatnya sebaik mungkin dengan memperhatikan asupan pupuk yang berkualitas bagus.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *