Cara Budidaya Ikan Guppy dari Benih Hingga Panen [Lengkap]

Loading...

Ikan guppy merupakan jenis ikan hias yang popular dan banyak dicari oleh para pecinta ikan hias. Banyaknya peminat ikan guppy terus meningkat untuk di jadikan hiasan dalam akuarium mereka. Melihat hal demikian banyak pula orang berbondong – bondong melakukan budidaya ikan guppy sebagai bisnis. Namun sayangnya banyak orang yang kurang paham dalam proses budidaya ikan guppy sehingga tidak menghasilkan untung sesuai yang diharapkan. Maka disini kami hadir untuk  memberikan pengetahuan yang kami miliki kepada sobat semua agar bisa mulai budidaya ikan guppy dengan keuntungan yang menanti di depan.

Sebelum kami membahas bagaiamana caranya budidaya ikan guppy, kami akan menjelaskan bahwa ikan guppy terbagi menjadi beberapa jenis yaitu:

  • Guppy Grass
    Guppy gen grass memiliki ciri sirip berwarna coklat dan titik-titik biru gelap atau hitam.
  • Guppy Mozaic
    Guppy mozaic ini memilki gelombang pada siripnya dengan kombinasi warna merah, biru muda, biru tua dan kuning. Gelombang atau garis ini akan terlihat ketika ekor mengembang ke arah sirip.
  • Guppy Tuxedo
    Jenis guppy Tuxedo memilki ciri dengan warna gelap berupa biru tua atau hitam dan memiliki ukuran sirip yang besar.
  • Guppy Metalik
    Guppy jenis metalik ini adalah jenis ikan guppy yang mudah ditemui di pasaran, adapun ciri dari ikan guppy ini yaitu memiliki warna abu gelap atau biru metalik.

Itulah tadi beberapa jenis ikan guppy. Sekarang kami akan mulai membahas bagaimana cara budidaya ikan guppy.

Loading...

Cara Ternak Ikan Guppy

Cara ternak ikan guppy

Budidaya ikan guppy ini bisa anda lakukan di pekarang rumah bila anda memiliki pekarang yang cukup luas. Dalam proses budidaya ikan guppy sebetulnya hampir sama dengan budidaya ikan pada umumnya. Dalam budidaya ikan guppy anda juga memerlukan beberapa kolam berbeda yang tidak memiliki fungsi sama. Berikut ini adalah beberapa kolam dan proses pemeliharan yang harus dipersiapkan saat memulai budidaya ikan guppy.

1. Kolam Pemeliharaan Indukan

Sebelum pada akhirnya anda akan menempatkan indukan di kolam pemeliharaan ini hal pertama yang harus anda lakukan adalah pemilihan indukan, jangan sampai anda sembarangan memilih asal terlihat betina dan jantan. Karena hal ini akan sangat berpengaruh terhadap anakan/ benih ikan guppy yang didapatkan.

Carilah indukan jantan yang lincah, memilki warna terang dan menawan serta sirip yang panjang dan tidak memiliki cacat, begitupun pada betina pilihlah indukan betina yang memilki ukuran tubuh lebih lebar dan sirip menjumbai, carilah indukan betina yang memilki ukuran tubuh lebih besar dari pada indukan jantan. Indukan jantan dan indukan betina dikatakan telah siap dikawinkan saat umur mereka telah mencapai 4 bulan.

Jika anda telah menemukan indukan yang pas maka langkah selanjutnya adalah pemeliharaan indukan pada kolam yang telah pemeliharaan. Kolam pemeliharaan indukan ini terbagi menjadi dua yaitu kolam indukan jantan dan kolam indukan betina. Kola ini masing-masing ditempati oleh para indukan yang siap pijahkan, namun sebelum proses pemijahan anda harus melakukan perlakuan khusus kepada ikan-ikan ini.

Berikanlah asupan atau pakan yang kaya akan nutrisi juga mengganti air setiap 3 kali sehari. Proses pemeliharaan ini ditujukan agar indukan yang telah memasuki usia siap menikah lebih fress dalam menghadapi proses pijah.

Sebelum anda menempatkan indukan jantan dan indukan betina tentu saja anda harus tahu apa yang membedakan antara ikan guppy jantan dan ikan guppy betina, untuk membedakannya hampir sama dengan ikan cupang. Ikan guppy jantan memiliki warna lebih memukai dan indah dengan sirip yang memanjang. Sedangkan ikan guppy betina memiliki warna kusam dan berpostur tubuh gendut.

2. Kolam Pemijahan

Kolam pemijihan ini bisa berupa akurium yang ditambahkan tanaman air seperti eceng gondok. Pemberian tanaman air ini bertujuan sebagai sarana perkawinan ikan guppy jantan dan ikan guppy betina.

Adapun ukuran kolam pemijahan memiliki luas 2 x 1 meter untuk ditempati 80 ekor ikan guppy dengan perbandingan jantan dan betina 2 : 5.

Sebetulnya dalam proses pemijihan anda juga bisa melakukan pemijahan satu-satu namun cara ini lebih ribet karena memerlukan lebih banyak tempat/akuarium yang akan dipakai setiap pasang ikan. Jadi kami sangat menganjurkan agar anda melakukan perkawinan masal dalam satu tempat saja.

Proses Pemijahan ini berlangsung selama 1 minggu sampai indukan betina telah dibuahi oleh indukan jantan. Setelah berlangsung satu minggu pisahkanlah indukan betina pada kolam berikutnya yang disebut kolam penetasan benih.

3. Kolam Penetasan Benih

Setelah indukan betina dimasukan ke dalam kolam penetasan benih berilah pakan secara teratur yakni 2 kali dalam satu hari. Lamanya proses penetasan benih adalah 1 bulan sejak indukan betina diketahui sedang hamil.

Cara melihat apakah indukan betina hamil atau tidak ditandai dengan adanya area gelap tepat dibawah anus. Jika ada indukan betina yang tidak memiliki ciri tersebut maka anda bisa memijahkannya kembali agar dibuahi oleh indukan ikan guppy jantan.

Dikolam penetasan benih ini anda harus memasangkan aerator dan air dibersihkan setiap 3 hari sekali dan jangan lupa diberikan pakan 2 kali sehari di pagi dan sore hari.

Proses penetasan benih ini biasanya berlangsung selama 1 – 1,5 bulan. Dalam satu kelahiran ikan-ikan guppy betina bisa melahirkan benih kisaran 100 ekor benih atau anak ikan guppy. Saat pertama kali para indukan melahirkan anaknya hal pertama yang harus dilakukan adalah memisahkan anakan guppy dan induknya untuk menghindari agar indukan tidak memakan anaknya sendiri.

4. Kolam Pendederan

Kolam pendederan ini anda masih bisa menggunakan kolam dari akuarium kaca dengan ukuran 2 x 2 meter sebagai tempat untuk pendederan dengan ketinggian air 50 cm. di kolam ini anda juga disarankan menambahkan tanaman air sebagai media untuk berteduh dan memberikan kesan segar. Setelah usia 1 bulan pisahkanlah ikan guppy jantan dan ikan guppy betina.

Kabar baik jika anda memiliki lebih banyak anakan guppy jantan dibandingkan betina, karena biasanya ikan hias yang laku di pasaran adalah ikan guppy jantan dengna warna terang dan sirip yang indah. Sedangkan ikan guppy betina tetap anda rawat untuk kemudian di kawinkan agar menghasilkan anakan, seperti itu untuk seterusnya.

5. Kolam Pembesaran

Nah, jika sebelumnya kolam-kolam yang digunakan adalah kolam akurium, kolam pembesaran sebaiknya menggunakan kolam semen agar keluasannya lebih bisa disesuaikan serta lebih memberikan kenyamanan pada proses pembesaran. Hal yang sama yang harus dipersiapkan di kolam pembesaran ini adalah tambahkan beberapa tanaman eceng gondok.

Berikan pakan 2 kali dalam sehari di pagi hari dan sore hari. Proses pembesaran ini berlangsung selama kurang lebih 4 – 5 bulan sampai ikan-ikan guppy anda siap di panen dan dipasarkan. Sebagai informasi tambahan pakan yang diberikan kepada anakan ikan guppy di bawah usia 5 hari adalah infusoria. Setelah lewat dari 5 hari maka anda harus memberikan pakan berupa udang renik atau biasa disebut artemia dan kutu air yang sudah dibersihkan terlebih dahulu.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *