[Panduan] Cara Ternak Ayam Bangkok dari Bibit Hingga Panen

cara budidaya ayam bangkok
Loading...

Ayam Bangkok merupakan salah satu ayam aduan yang telah teruji kualitasnya sebagai ayam petarung handal dengan sifat agresif yang tinggi dan akan mati-matian mengalahkan lawannya hingga final. Untuk itu jenis ayam ini diburu oleh banyak pecinta ayam aduan dari seluruh dunia.

Ayam Bangkok ini dibisa digolongkan  menjadi beberapa jenis menurut warnanya yaitu:

  1. Jali
    Jenis ayam bangkok jali memiliki warna bulu perpaduan antara hitam, putih, merah dan kuning.
  2. Putih
    Jenis ayam bangkok putih memiliki dasar bulu yang berwarna putih.
  3. Klawu
    Memiliki bulu dengan dasar warna abu-abu adalah ciri dari jenis ayam bangkok klawu.
  4. Wiring
    Jenis ayam bangkok wiring memiliki dasar bulu berwarna hitam dengan ekornya yang rawis berwarna kuning kemerahan.
  5. Blorok
    Memiliki totol-totol hitam, putih maupun merah pada bulunya adalah  jenis ayam bangkok blorok.
  6. Jragen
    Jenis ayam bangkok jragen adalah ayam bangkok yang memiliki warna bulu full hitam dan terlihat gagah menyeramkan.
  7. Wangkas
    Nah, jenis ayam bangkok wangkas yaitu bulu yang dimiliki hampir sama dengan ekor yakni berwarna kuning kemerahan.

Diatas tadi adalah jenis ayam bangkok yang beredar. Setelah mengetahui jenis-jenis ayam bangkok kami akan membagikan ilmu yang kami miliki perihal cara ternak ayam bangkok ini. Silahkan simak uraiannya dibawah.

Loading...
1. Lahan Ternak

Untuk menternak ayam bangkok dalam skala besar anda harus memiliki lahan yang akan dijadikan sebagai tempat berdirinya kandang-kandang ayam bangkok. Lahan untuk ternak ayam bangkok ini bisa bertempat di halaman belakang rumah anda bila anda memiliki lahan yang cukup luas agar memudahkan dalam pemeliharaan.

2. Cara Menghasilkan Bibit Unggul

Sama seperti saat budidaya ayam petelur atau unggas lainnya. Dalam ternak ayam bangkok ini pun anda harus berusaha untuk mendapatkan bibit-bibit unggul untuk di pelihara dan dikembangbiakan.

Agar anda mendapatkan bibit –bibit unggul tentunya anda harus memilih indukan ayam dengan kualitas baik yang ditandai dengan kelincahan dan kesehatan indukan ayam jantan dan indukan ayam betina untuk dikawinkan.

cara ternak ayam bangkok
cara ternak ayam bangkok
3. Kandang Ayam Bangkok

Setelah anda memilih indukan yang siap untuk dikembangbiakan hal berikutnya adalah persiapan kandang ayam, baik untuk kandang perkawinan indukan ayam maupun kandang untuk  perawatan anak ayam pada nantinya. Dalam pembuatan kandang pemeliharaan ayam bangkok ada beberapa hal yang harus anda perhatikan yaitu sebagai berikut:

  • Memiliki bidang tanah yang datar disertai beberapa pohon pelindung yang berguna sebagai sirkulasi udara dan intensitas cahaya matahari untuk masuk ke dalam kandang.
  • Pada lahan peternakan ayam dibuat saluran air agar tidak ada genangan air yang bisa memicu tumbunya jentik nyamuk yang bisa menyebabkan virus pada ayam-ayam bangkok ternakan anda.
  • Pada lahan tertentu usahakan memiliki rumput-rumput hijau. Karena secara alamiah sebetulnya ayam menyukai rumput sebagai pakan alamiah agar memennuhi kebutuhan serat bagi kebutuhan tubuh mereka.
  • Kandang ayam dibuat menghadap arah terbitnya matahari agar bisa mendapatkan cahaya matahari secara baik dan sempurna serta antisipasi dari berbagai penyakit agar bakteri-bakteri jahat bisa mati terkena paparan sinar matahari.

Setelah anda mengetahui hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum membuat kandang ayam. Selanjutnya adalah anda harus tahu jenis-jenis kandang ayam bangkok yang harus disiapkan dalam proses ternak ini.

a. Kandang Umbaran

Kandang umbaran merupakan kandang yang memiliki beberapa fungsi sekaligus yakni bisa dijadikan sebagai kandang perkawinan indukan dan kandang perawatan anak ayam usia 1 – 3 bulan. Pada umumnya kandang ini berbahan dasar bambu/ kayu dengan ukuran 1, 5 x 1 meter dan memiliki tinggi sekitar 2 meter.

b. Kandang Postal

Nah, di kandang postal inilah anakan ayam yang baru menetas ditempatkan. Ukuran kandang postal bisa anda buat lebih kecil dari ukuran kandang umbaran.

Pada kandang postal ini anda harus memasangkan lampu pemanas sebagai alat penghangat bagi anakan ayam. Selain memberikan lampu pada kandang postal ini anda juga harus menambahkan sekam padi pada alas kandang demi kenyamanan pertumbuhan anakan ayam-ayam bangkok tersebut.

Sekam pada alas kandang ini alanngkah baiknya jika diganti setiap 5 hari sekali agar menghindarkan dari bakteri-bekteri yang bisa saja tumbuh pada sekam bila dibiarkan lama tanpa terawat.

c. Kandang Ayam Bangkok Dewasa

Kandang ini merukapan kandang yang akan dihuni oleh satu ayam bangkok saja, yups …  satu kandang akan dihuni oleh satu ekor ayam. Mengapa kandang ini dibuat? Karena saat mulai masuk usia dewasa ayam-ayam bangkok ini bisa saja mulai saling bertarung. Untuk itu anda perlu membuat kandang ayam bangkok dewasa, kandang ini biasanya dibuat lebih tinggi dengan menggunakan kaki-kaki pada setiap sudut kandang yang dibuat. Ketinggian kaki kandang bisa anda buat dengan kisaran 1,5 meter dari permukaan tanah. Dari ketiga kandang yang telah kami jelaskan tentu saja anda harus menambahkan media/ wadah untuk penyimpanan pakan maupun minuman ayam.

4. Perawatan dan Pemberian Pakan Ayam Bangkok

Pemeliharaan pada hari pertama dan kedua sejak menetasnya bibit-bibit ayam bangkok cukup hanya dengan memberikan minuman saja karena bibit-bibit ayam ini masih memiliki nutrisi yang mereka bawa dari dalam cangkang berupa kuning telur yang menempel pada bulu-bulu halus bibit-bibit tersebut. Setelah tiga hari barulah anda bisa memberikan pakan yang sudah dihaluskan.

Selain pemberian pakan, yang perlu anda ingat adalah kebutuhan suplemen tambahan bagi ayam-ayam bangkok yang anda ternak. Suplemen tambahan ini bisa berupa susu bubuk yang dicampur dengan pur hingga lembek sampai usia ayam-ayam bangkok tersebut mencapai 3–4 bulan. Pemberian suplemen tambahan ini bertujuan untuk pembentukan tulang dan otot sejak dini.

ayam bangkok
ayam bangkok

Penting untuk diketahui! Jika anakan ayam-ayam bangkok anda memilki bulu yang terlalu lebat maka akan mengurangi porsi gizi yang seharusnya masuk ketubuh ayam, maka anda sebagai peternak dituntut piawai memotong bulu anakan ayam bangkok di bagian ekor dan sayap ketika anakan ayam bangkok berusia kurang dari 1 bulan.

Bila ayam bangkok telah berusia 2–3 bulan, anda bisa mencabut bulu ayam bangkok di sekitar punggung dan leher untuk mengoptimalkan asupan pakan agar terserap sempurna oleh daging ayam-ayam bangkok tersebut dan menjadikannya memiliki tubuh yang kekar. Saat usia ayam bangkok telah mencapai 3 bulan maka anda bisa memberikan waktu bagi ayam-ayam bangkok anda untuk keluar dari kandang dengan pengawasan yang ekstra agar tidak terjadi pertarungan sesama ayam peliharaan anda.

Adapun waktu dalam pemberian pakan, anda bisa berikan 3 kali sehari yakni pada pagi, siang dan petang sekitar pukul 18.00 PM. Dalam pemberian pakan ini harus disesuaikan jangan sampai berlebihan dan berserakan dalam kandang karena akan membuat kandang menjadi kotor. Bersihkan kandang setiap kali anda memberikan pakan bagi ayam-ayam bangkok anda.

5. Ayam Bangkok Siap Jual

Ayam bangkok yang siap jual adalah ayam bangkok yang telah mencapai usia 6 bulan keatas serta telah terbentuk sempurna sebagai sosok ayam petarung yang handal dengan ciri–ciri:

  • Otot-otonya kekar
  • Badannya kuat dan sehat
  • Suaranya nyaring
  • Bulunya mencolok
  • Gerakannya lincah

Nah, untuk mendapatkan hasil demikian selain pemberian pakan anda juga harus melatih ayam-ayam bangkok anda untuk menjadi petarung yang hebat. Adapun cara untuk melatih ayam-ayam bangkok ini bisa anda lihat pada artikel kami yang berjudul pemeliharaan ternak ayam aduan.

Itulah diatas cara ternak ayam bangkok, semoga artikel ini bisa memberikan pencerahan bagi anda yang ingin berternak ayam bangkok. Sekian dari kami dan sampai jumpa.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *