Nelayan Indonesia Ini Berhasil Nikahi Bule Asal Perancis, Ternyata Berawal dari Ini…

Nelayan Indonesia Ini Berhasil Nikahi Bule Asal Perancis, Ternyata Berawal dari Ini...
Loading...

Pernikahan lintas negara antara warga Indonesia dengan orang asing memang sering terjadi di Indonesia. Tercatat, ada beberapa yang kisahnya bahkan sempat membuat heboh warganet di dunia maya. Salah satunya adalah pernikahan seorang pria bernama Karna Radheya asal Muntilan, Jawa Tengah dengan wanita asal Inggris, Polly Alexandria Robinson.

Lepas dari kisah mereka berdua, pertalian jodoh dari dua negara berbeda juga dialami oleh Danil Gustian yang berasal dari Padang, Sumatera Barat. Dilansir dari Jawapos.com, pria 24 tahun yang kesehariannya bekerja sebagai pembawa boat antar pulau dan nelayan itu, menikah dengan Clementine Vincent, perempuan cantik asal La Rochelle, Perancis. Kisah cinta keduanya pun bersemi justru dari hal yang sepele.

Berawal dari kegemarannya berwisata di daerah Bungus hingga bertemu Danil

Clementine dan keluarga besarnya memang kerap melakukan perjalanan wisata ke Indonesia, yang secara rutin mengunjungi pulau-pulau eksotis seperti Bali hingga ke Mentawai. Untuk yang disebutkan terakhir, wanita yang akrab disapa Clem ini tertarik dengan panorama yang disajikan oleh wilayah Bungus, salah satu gugusan wisata di Mentawai, Sumatera Barat. Tak heran jika ia sering berkunjung ke pulau yang satu ini.

Loading...
Berawal dari kegemarannya berwisata di daerah Bungus hingga bertemu Danil
Berawal dari kegemarannya berwisata di daerah Bungus hingga bertemu Danil

Saat Clem tengah mengunjungi salah satu pulau dekat Pulau Pasumpahan via Bungus, di situlah awal pertemuannya dengan Danil pada tahun 2017.Saat menunggu keberangkatan itulah, Clem disapa seorang lelaki yang tak lain adalah Danil, yang bekerja sebagai pembawa boat antar pulau dan nelayan. “Entah mengapa setelah saya menatap dia (Danil, red) untuk pertama kalinya, saya merasakan jatuh cinta. Saya pun terdiam tanpa kata begitu juga dia,” tukas Clem yang dikutip dari Dikutip dari Jawapos.com.

Momen matinya mesin perahu boat yang menjadi kisah cinta keduanya bersemi

Meski ada rasa antara keduanya, baik Clem dan Danil masih belum resmi menjadi pasangan kekasih. Baru pada pertemuan yang berikutnya, kedua insan manusia ini menemukan momen yang tepat untuk meresmikan hubungannya. Saat itu, Danil dan Clem tengah naik boat menuju ke sebuah pulau. Entah kenapa, tiba-tiba mesinnya tiba-tiba mati dan keduanya terjebak di tengah lautan.

Kemesraan Clementine dan Danil
Kemesraan Clementine dan Danil

Momen tersebut lantas di manfaatkan oleh Danil untuk mengungkapan perasaannya pada Clem. Karena saling suka, keduanya lantas menjadi sepasang kekasih. Clem bahkan memperkenalkan Danil kepada orangtuanya. Beruntung, hubungan keduanya direstui. Bahkan, ibu Clem menganggap Danil seperti anaknya sendiri. Meski demikian, kisah cinta antara Danil dan Clem harus diuji karena keduanya terpisah jarak yang sangat jauh alias LDR (Long Distance Relationship), karena Clem harus menyelesaikan S-1-nya di Perancis.

Sempat LDR hingga akhirnya resmi menikah

Baru pada 2018, keluarga Clem datang ke Bungus untuk membicarakan pertunangan dan pernikahan anaknya dengan orangtua Danil. Meski berkewarganegaraan Perancis, Clem ternyata telah menjadi mualaf (masuk agama Islam), jauh sebelum dirinya mengenal Danil. Tak lama, keduanya pun melakukan akad nikah pada Februari 2019 di Bungus. “Sebelum kenal dia (Danil) saya sudah masuk Islam. Tapi, belum mendapat sertifikat. Jadi saat menikah, saya langsung mengurusnya di Kantor Urusan Agama (KUA),” tuturnya.

Meski berbeda budaya, Clem tak canggung hidup bersama sang suami di tengah adat dan budaya Minang. Sementara bagi Danil pribadi, ia tak menyangka bisa mempersunting seorang gadis asal Perancis yang kini telah sah menjadi istrinya. Bahkan, ia juga masih menekuni profesinya sebagai nelayan dan tidak dipermasalahkan oleh Clem. “Clem menerima saya apa adanya,” tukas Danil yang dikutip dari Jawapos.com.

Kisah cinta dua insan anak manusia di atas, seakan meneguhkan anggapan bahwa memang ‘jodoh tak ke mana’. Terlebih jika sudah sreg satu sama lain, tak ada lagi yang namanya suku, ras, hingga batas negara. Semua bakal terlampaui oleh rada cinta yang sudah kadung membuncah. Well, selamat deh buat Danil dan Clem. Semoga awet dan langgeng sampai kakek nenek ya.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *