Pengertian Molekul Adalah – Jenis, Ukuran, Rumus dan Geometri Molekul

pengertian molekul adalah
Loading...

Pengertian Molekul adalah kumpulan dua atom atau bahkan lebih yang ada didalam suatu susunan tertentu yang terikat oleh gaya atau ikatan kimia. Molekul mempunyai definisi yang berubah seiring dengan bekembanganya pengetahuan atas struktur molekul. Pada awalnya molekul didefinisikan sebagai partikel terkecil bahan-bahan kimia yang masih mempertahankan komposisi dan sifat-sifat kimiawinya.

Molekul adalah suatu ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan atom. Hubungan antara atom dan molekul sangat kuat. Sangat jarang ditemui atom bisa berdiri sendiri, sebab atom saling melekat dan juga saling mengikat satu dengan yang lain. Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa molekul adalah sekumpulan atom- atom yang saling terikat satu dengan yang lainnya untuk membentuk bagian yang terkecil dari sebuah senyawa atau zat yang bisa berdiri sindiri. Molekul adalah suatu barang yang sangat kecil sehingga masih terlalu sulit jika harus dilihat dengan menggunakan mata telanjang bulat, artinya hanya bisa dilihat menggunakan alat tertentu.

Molekul disatukan oleh ikatan kovalen atau ikatan ion. Beberapa jenis unsur nonlogam hanya ada sebagai molekul di lingkungan. Sebagai contoh, hidrogen hanya ada sebagai molekul hidrogen. Sebuah molekul senyawa terbuat dari dua unsur atau lebih.

Loading...
Ikatan Kovalen

Ikatan kovalen adalah ikatan kimia yang melibatkan pembagian pasangan elektron di antara atom. Pasangan elektron ini disebut pasangan bersama atau pasangan ikatan, dan keseimbangan stabil dari gaya tarik dan tolak antar atom, ketika mereka berbagi elektron, disebut ikatan kovalen.

Ikatan Ionik

Ikatan ionik adalah sejenis ikatan kimia yang melibatkan daya tarik elektrostatik antara ion dengan muatan berlawanan, dan merupakan interaksi utama yang terjadi pada senyawa ionik. Ion adalah atom yang telah kehilangan satu atau lebih elektron (disebut kation) dan atom yang telah mendapatkan satu atau lebih elektron (disebut anion). Transfer elektron ini disebut elektrovalensi yang merupakan lawan dari kovalensi. Dalam kasus yang paling sederhana, kation adalah atom logam dan anion adalah atom nonlogam, tetapi ion ini bisa menjadi lebih rumit, misalnya, ion molekuler seperti NH+4 atau SO2−4. Sederhananya, ikatan ionik adalah transfer elektron dari logam ke nonlogam agar kedua atom mendapatkan kelopak valensi yang terisi penuh.

Jenis-jenis Molekul

jenis-jenis molekul
jenis-jenis molekul

Molekul terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain sebagai berikut.

1. Molekul Unsur

Molekul unsur adalah suatu molekul yang terbentuk atau berasal dari hasil kombinasi unsur atau atom yang sejenis. Molekul unsur pada intinya merupakan molekul yang terdiri dari satu jenis atom atau satu jenis unsur saja. Di samping itu, molekul unsur sendiri saling berkaitan dengan jumlah unsur penggabung yang digunakan. Berikut istilah atau penamaan mengenai jumlah unsur penggabungnya:

  1. Dwiatom : Molekul yang terbentuk dari 2 atom
  2. Triatom : Molekul yang terbentuk dari 3 atom
  3. Tetraatom : Molekul yang terbentuk dari 4 atom
  4. Untuk molekul yang terdiri dari 3 atau lebih atom, sering di sebut dengan Molekul Poliatomik.

Contoh Molekul Unsur, diantaranya:

  1. O2 (Oksigen)
  2. O3 (Ozon)
  3. P4 (Posfor)
  4. N2 (Nitrogen)
  5. H2 (Hidrogen)
2. Molekul Senyawa

Berbeda dengan molekul unsur, pengertian molekul senyawa sendiri adalah molekul yang terbentuk dari beberapa unsur atau atom. Molekul senyawa dihasilkan dari penggabungan unsur atau atom dengan jenis yang berbeda.

Contoh Molekul Senyawa

  1. CO2 (Karbon Dioksida)
    CO2 merupakan hasil penggabungan 1 atom Karbon dan dua atom Oksigen. Dan di sini kita bisa lihat bahwa atom H berbeda dengan atom O.
  2. CO (Karbon Monoksida)
    CO terdiri dari 1 atom Karbon dan 1 atom Oksigen.
  3. H2O (Air)
    H20 terdiri dari 2 atom Hidrogen dan 1 atom Oksigen.
  4. CO(NH2)2 (Urea)
    CO(NH2)2 terdiri dari 1 atom karbon, 1 atom Oksigen, 2 atom N, dan 4 atom Hidrogen.
  5. CaO (Kalsium Oksida)
    CaO terdiri dari 1 atom Kalsium dan 1 atom Oksigen.
  6. C6H12O6 (Gula/Glukosa)
    C6H12O6 terdiri dari 6 atom karbon, 12 atom Hidrogen, 6 atom Oksigen.
  7. CaCO3 (Kalsium Karbonat)
    CaCO3 terdiri dari 1 atom Kalsium, 1 atom Karbon dan 3 atom Oksigen.
  8. H2SO4 (Asam Sulfat)
    H2SO4 terdiri dari 2 atom Hidrogen, 1 atom Sulfur (Belerang), dan 4 atom Oksigen.
  9. NH3 (Amonia)
    NH3 terdiri dari 1 atom N dan 3 atom Hidrogen.
  10. HCI (Asam Klorida)
    HCI teridir dari ikatan kimia antara atom hidrogen dan atom klorin

Contoh lain dari Molekul dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari, misal pada saat bernapas. Pada proses respirasi (bernapas), kita melibatkan Molekul Unsur dan Molekul Senyawa tanpa kita sadari. Adapun Reaksi Kimianya yaitu :

C6H12O6 + 6O2 —– > Energi + 6CO2 +6H2O

Pada Zat Makanan (Glukosa) + Oksigen —– > Energi + Karbondioksida + Uap Air

Reaksi kimia di atas menunjukkan bahwa proses respirasi memerlukan oksigen untuk menguraikan glukosa yang terdapat pada zat makanan (karbohidrat) menjadi uap air, karbondioksida dan energi. Energi inilah yang di gunakan untuk melakukan aktifitas dalam kehidupan sehari-hari.

Ukuran Molekul

ukuran molekul
ukuran molekul

Kebanyakan molekul sangatlah kecil untuk dapat dilihat dengan mata telanjang. Terkecuali pada DNA, DNA dapat mencapai ukuran makroskopis. Molekul terkecil adalah hidrogen diatomik (H2), dengan keseluruhan molekul sekitar dua kali panjang ikatnya (0.74 Å). Satu molekul tunggal biasanya tidak dapat dipantau menggunakan cahaya, namun dapat dideteksi menggunakan mikroskop gaya atom. Molekul dengan ukuran yang sangat besar disebut sebagai makromolekul atau supermolekul. Jari-jari molekul efektif merupakan ukuran molekul yang terpantau dalam larutan.

Rumus

Rumus empiris dari sebuah senyawa menunjukkan nilai perbandingan paling sederhana unsur-unsur penyusun senyawa tersebut. Contohnya, air selalu memiliki nilai perbandingan atom hidrogen : oksigen dengan perbandingan 2:1. Etanol selalu memiliki nilai perbandingan antara karbon, hidrogen, dan oksigen dengan perbandingan 2:6:1. Namun, rumus ini tidak menunjukkan bentuk ataupun susunan atom dalam molekul tersebut. Contohnya, dimetil eter juga memiliki nilai perbandingan yang sama dengan etanol. Molekul dengan jumlah atom penyusun yang sama namun berbeda susunannya disebut sebagai isomer.

Perlu digaris bawahi bahwa rumus empiris hanya memberikan nilai perbandingan atom-atom penyusun suatu molekul dan tidak memberikan nilai jumlah atom yang sebenarnya. Rumus molekul menggambarkan jumlah atom penyusun molekul secara tepat. Contohnya, asetilena memiliki rumus molekuler C2H2, namun rumus empirisnya adalah CH.

Massa suatu molekul dapat dihitung dari rumus kimianya. Sering kali massa molekul diekspresikan dalam satuan massa atom yang setara dengan 1/12 massa atom karbon-12.

Rumus Struktur

rumus struktur
rumus struktur

Untuk molekul dengan struktur 3 dimensi yang rumit, terutama yang melibatkan atom yang terikat pada empat substituen yang berbeda, formula molekul sederhana atau bahkan rumus kimia semi-struktural mungkin tidak cukup untuk menentukan molekul secara lengkap. Dalam kasus ini, mungkin diperlukan jenis formula grafis yang disebut rumus struktur. Rumus struktur pada gilirannya dapat diwakili dengan nama kimia satu dimensi, tetapi tata nama kimia semacam itu membutuhkan banyak kata dan istilah yang bukan merupakan bagian dari rumus kimia.

Geometri Molekul

Molekul memiliki geometri yang berbentuk tetap dalam keadaan kesetimbangan. Panjang ikat dan sudut ikatan akan terus bergetar melalui gerak vibrasi dan rotasi. Rumus kimia dan struktur molekul merupakan dua faktor penting yang menentukan sifat-sifat suatu senyawa. Senyawa isomer memiliki rumus kimia yang sama, namun sifat-sifat yang berbeda oleh karena strukturnya yang berbeda. Stereoisomer adalah salah satu jenis isomer yang memiliki sifat fisika dan kimia yang sangat mirip namun aktivitas biokimia yang berbeda.

Mempelajari tentang molekul memang sangat seru, terlebih karena unsur-unsur dari molekul yang sangat amat banyak. Maka perlu meluangkan waktu untuk tidak berhenti membaca dan mencari informasi mengenai pembahasan ini. Semangat!

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *