Padahal Baru Kenal di Facebook, Ibu Rumah Tangga Ini Mau Aja Diajak VC Bugil, Lalu Videonya Disebarkan Pria Yang Baru Dikenalnya

Loading...

Sebuah pelajaran berharga yang lagi-lagi mengingatkan seluruh kaum perempuan untuk lebih ‘pintar’ menghadapi lawan jenis yang dikenal melalui media sosial.

Jangan sampai, hanya karena melihat profil lawan jenis yang merupakan pria berseragam, dan terhanyut rayuan manis, membuat kamu sampai terlena hingga mau menuruti segala permintaannya, termasuk tampil bugil saat melakukan video call.

Maka, bisa-bisa kejadian tak diinginkan seperti yang dialami oleh wanita bersuami berinisial T (32) ini akan menimpa kamu.

Loading...

Ya, T baru-baru ini melaporkan seorang pria kenalannya di Facebook, AP (23) ke Markas Polsek Kalibawang, karena pria tersebut telah menyebarluaskan video bugilnya saat video call.

Lebih lanjut, dikutip SuaraJogja.id, Kasubbag Humas Polres Kulonprogo AKP Sujarwo menjelaskan rekaman video call tersebut bermula saat T menerima pesan masuk dari AP pada Jumat (4/10/2019), yang menyampikan niatan ingin berkenalan.

“Merasa penasaran, T lantas melihat profil akun facebook milik AP. Akun tersebut bernama Juanda,” lanjut AKP Sujarwo.

Dari hasil penelusurannya itu, ditemui foto AP yang mengenakan seragam polisi. Hal inilah yang membuat T akhirnya bersedia melayani perkenalan AP hingga bertukar nomor ponsel pribadi masing-masing.

Semakin hari, komunikasi antarkeduanya semakin intens. Hingga puncaknya, AP dan T melakukan video call. Di sini, AP meminta T untuk menanggalkan pakaian yang dikenakannya.

“Karena percaya jika AP adalah polisi, T bersedia membuka pakaiannya ketika sedang video call tersebut,” kata AKP Sujarwo.

Namun tanpa disadarinya, AP diam-diam merekam video call tersebut dan kemudian ia gunakan sebagai alat memeras T untuk mentransfer uang sebanyak Rp 5 juta, jika rekaman videonya tidak ingin tersebar luas.

Karena merasa sudah bersuami, T menolak mentah permintan AP. Komunikasi keduanya pun terputus. Dan tak lama setelahnya, video yang menangkap adegan tak senonoh itu tersebar luas di berbagai media sosial.

“Polisi lantas melakukan penyelidikan. Diketahui jika AP berdomisili di Lampung,” papar AKP Sujarwo.

Dalam kasus ini, AP akan disangkakan Undang-Undang ITE pasal 27 ayat 2 juncto pasal 45 ayat 1 dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Namun terduga pelaku belum bisa diperiksa lebih lanjut lantaran tengah menjalani masa tahanan atas kasus pencurian.

“Kami belum bisa membawanya ke sini menunggu proses hukum yang bersangkutan selesai,” tuturnya.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *