Pengertian Gempa Bumi Adalah – Jenis Gempa, Skala dan Kerugian Akibat Gempa Bumi

pengertian gempa bumi
Loading...

Gempa bumi menjadi salah satu bencana alam yang memakan banyak korban jiwa dan serta kerusakan yang tidak sedikit. Namun sudah tahukah informasi lebih lengkap mengenai gempa bumi? Yuk langsung simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Gempa Bumi Secara Umum

Gempa bumi adalah getaran atau getar-getar yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa Bumi biasa disebabkan oleh pergerakan lempeng Bumi.

Gempa Bumi diukur dengan menggunakan alat Seismometer. Moment magnitudo adalah skala yang paling umum digunakan di seluruh dunia. Skala Rickter adalah skala yang dilaporkan oleh observatorium seismologi nasional yang diukur pada skala besarnya lokal 5 magnitude.

Loading...

Pengertian Gempa Bumi Menurut Para Ahli

pengertian gempa bumi menurut para ahli
Pengertian Gempa Bumi Menurut Para Ahli (sumber: pixabay.com)

Adapun pengertian gempa bumi menurut para ahli, sebagai berikut:

  1. Bayong (2006:12)
    Gempa bumi adalah suatu gerakan atau getaran yang terjadi pada kulit bumi yang dihasilkan dari tenaga endogen. Pengertian tenaga endogen sendiri yaitu tenaga atau kekuatan perut bumi yang terjadi karena adanya perubahan pada kulit bumi. Sifat tenaga endogen ini dapat membentuk bumi menjadi tidak rata.
  2. Howel dan Mulyo
    Gempa bumi adalah suatu kejadian alam disebut dengan gempa bumi apabila getaran tersebut memiliki waktu awal dan waktu akhir yang jelas. Apabila getaran yang terjadi tersebut memiliki sifat getaran yang terus menerus atau kontinyu, maka getaran tersebut belumlah layak disebut dengan gempa bumi.

Jenis Gempa Bumi Berdasarkan Penyebab Terjadinya

Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi terjadi menjadi beberapa jenis, diantarnya :

1. Gempa Bumi Tektonik

Gempa Bumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng-lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempa bumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di Bumi, getaran gempa Bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian Bumi. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh pelepasan tenaga yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba.

2. Gempa Bumi Tumbukan

Gempa Bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke Bumi, jenis gempa Bumi ini jarang terjadi.

3. Gempa Bumi Runtuhan

Gempa Bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan, gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal.

4. Gempa Bumi Buatan

Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi.

5. Gempa Bumi Vulkanik

Gempa Bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempa bumi. Gempa bumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut.

Jenis Gempa Bumi Berdasarkan Kedalamannya

Jenis Gempa Bumi Berdasarkan Kedalamannya
Jenis Gempa Bumi Berdasarkan Kedalamannya (sumber: pixabay.com)

Berdasarkan kedalamannya gempa bumi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain sebagai berikut:

  1. Gempa Bumi Dalam
    Gempa bumi dalam adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada lebih dari 300 km di bawah permukaan bumi (di dalam kerak bumi). Gempa bumi dalam pada umumnya tidak terlalu berbahaya.
  2. Gempa Bumi Menengah
    Gempa bumi menengah adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada antara 60 km sampai 300 km di bawah permukaan bumi.gempa bumi menengah pada umumnya menimbulkan kerusakan ringan dan getarannya lebih terasa.
  3. Gempa Bumi Dangkal
    Gempa bumi dangkal adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada kurang dari 60 km dari permukaan bumi. Gempa bumi ini biasanya menimbulkan kerusakan yang besar.

Jenis Gempa Bumi Berdasarkan Gelombang/Getaran Gempa

Berdasarkan gelombang/getaran gempa bumi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain sebagai berikut:

  1. Gelombang Primer
    Gelombang primer (gelombang lungituudinal) adalah gelombang atau getaran yang merambat di tubuh bumi dengan kecepatan antara 7–14 km/detik. Getaran ini berasal dari hiposentrum.
  2. Gelombang Sekunder
    Gelombang sekunder (gelombang transversal) adalah gelombang atau getaran yang merambat, seperti gelombang primer dengan kecepatan yang sudah berkurang,yakni 4–7 km/detik. Gelombang sekunder tidak dapat merambat melalui lapisan cair.

Skala Intensitas Gempa Bumi

Gempa bumi yang terjadi memiliki tingkat skala yang berbeda-beda, berikut adalah table skala intensitas gempa bumi menurut  BMKG, 2016:

No. Intensitas Dampak/Getaran Yang Dirasakan
1 1 SR Tidak dirasakan getarannya kecuali dalam keadaan khusus beberapa orang dapat merasakannya.
2 2 SR Bisa dirasakan getarannya oleh beberapa orang saja, ditunjukan dgn benda-benda sekitar yang digantung bergerak atau goyang.
3 3 SR Bisa dirasakan getarannya didalam rumah seakan-akan ada kendaraan besar lewat.
4 4 SR Jika terjadi disiang hari dapat dirasakan getarannya didalam rumah oleh banyak orang, pada saat diluar beberapa orang akan merasakan getarannya, ditandai oleh perabotan rumah seperti guci pecah, pintu dan jendela berbunyi decitan, dan dinding juga berbunyi.
5 5 SR Dapat dirasakan getarannya oleh hampir semua penduduk, getaran tersebut bisa membuat guci pecah, perabotan rumah berjatuhan, tiang-tiang listrik bergoyang dan membangunkan orang.
6 6 SR Dapat dirasakan getarannya oleh semua penduduk baik dirumah ataupun diluar ruangan, penduduk berlari keluar, dinding rusak ringan.
7 7 SR Bisa dirasakan getarannya oleh semua penduduk, tiap penduduk berlari keluar rumah, dinding rusak sedang pada rumah, jika kontruksi bangunan tidak baik akan roboh bahkan hancur.
8 8 SR Jika bangunan dengan konstruksi yang kuat kerusakan yang terjadi ringan jika konstruksi bangunan kurang baik maka bangunan maka terjadi retakretak, dinding roboh dan menyebabkan air menjadi keruh.
9 9 SR Jika bangunan dengan konstruksi yang kuat kerusakan yang terjadi ringan jika konstruksi bangunan kurang baik maka bangunan maka terjadi retakretak, dinding roboh dan menyebabkan air menjadi keruh. Monumenmonumen roboh, bisa dirasakan orang yang naik kendaraan.
10 10 SR Rumah roboh, tetapi masih banyak yang berdiri, kerangka rel kereta api melengkung, terjadi tanah longsor didaerah sungai-sungai atau ditanah yang curam.
11 11 SR Rumah roboh dan sedikit yang berdiri hanya bangunan yang tahan gempa, rel melengkung, jembatan bisa roboh atau rusak.
12 12 SR Jenis banguna hancur rata, gelombang tsunami kedaratan, barang-barang akan terlempar, langit gelap.

Kerugian Akibat Terjadinya Gempa

Kerugian yang terjadi akibat adanya gempa bumi tentu juga dipengaruhi oleh banyak factor salah satunya besar kecilnya skala gempa bumi itu sendiri. Pada umumnya kerusakan akibat gempa bumi ialah sebagai berikut:

  1. Korban jiwa atau hilangnya nyawa seseorang, bisa karena tertindih reruntuhan bangunan maupun hal lain.
  2. Kecacatan atau menmbulkan korban luka-luka
  3. Terjadi kerusakan alam maupun bangunan struktur yang terdampak gempa bumi.
  4. Kerugian secara finansial yang tidak sedikit. Jika gempa bumi yang terjadi dalam skala yang besar dapat mengakibatkan kerusakan pada bangunan maupun fasilitas umum yang secara financial tentu tidak sedikit.

Nah itulah pembahasan mengenai pengertian gempa bumi dan beberapa hal penting lainnya. Dari pembahasan tersebut semoga kamu bisa menerapkan dan memahaminya dengan baik ya. Semoga bermanfaat.

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *