Pengertian Partai Politik Adalah – Tugas dan Fungsi Partai Politik

Loading...

Partai Politik jadi bahasan yang menarik, terlebih jika menjelang pemilu atau beberapa waktu setelahnya. Persaingan ketat para calon yang diusung sebuah partai jadi topik yang menyulut berbagai kalangan untuk angkat bicara. Tapi sebenarnya kita sudah benar-benar tahu tidak apa itu partai politik? Simak penjelasannya berikut ini yuk!

Pengertian Partai Politik Secara Umum

Pengertia Partai Politik adalah sebuah organisasi yang berjalan dengan sebuah ideologi tertentu dan mempunyai tujuan yang sama. Partai politik dapat juga dapat diartikan suatu kelompok yang telah teroganisir dengan anggota-anggotanya yang mempunyai orientasi, nilai-nilai, dan cita-cita yang sama.

Partai politik juga bisa didefinisikan sebagai perkumpulan yang memiliki asas yang sama, sehaluan di bidang politik, baik yang berdasarkan partai kader atau struktur kepartaian yang dimonopoli oleh sekelompok anggota partai yang terkemuka. Tujuan kelompok ini ialah untuk memperoleh kekuasaan politik dan merebut kedudukan politik. Hal ini biasanya dilakukan dengan cara konstitusional, untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan mereka. Jadi bisa dikatakan, fungsi partai politik adalah sebagai sarana pendidikan politik bagi anggota dan masyarakat luas.

Loading...

Partai Politik di Indonesia

Partai politik di Indonesia sendiri adalah organisasi yang sifatnya nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan tujuan untuk memperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsa dan juga Negara. Disamping itu juga mempunyai tujuan untuk memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Pengertian Partai Politik Menurut Para Ahli

pengertian partai politik menurut para ahli
pengertian partai politik menurut para ahli

Berikut pengertian Partai Politik menurut para ahli, diantaranya :

1. Sigmund Neumann

Partai Politik adalah organisasi dari aktivitas-aktivitas politik yang berusaha mendapatakan kekuasaan pemerintahan dengan merebut dukungan rakyat dalam konteks persaingan dengan organisasi atau golongan lain yang memiliki pandangan berbeda.

2. Miriam Budiardjo

Partai Politik adalah suatu kelompok yang terorganisir yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi, nilai-nilai, dan cita-cita yang sama dengan tujuan memperoleh kekuasaan politik dan merebut kedudukan politik (biasanya), dengan cara konstitusional guna melaksanakan kebijakan-kebijakan mereka.

3. Carl J. Friedrich

Partai Politik adalah sekelompok manusia yang terorganisir secara stabil dengan tujuan mempertahankan penguasaan terhadap pemerintahan bagi pemimpn partainya dimana konsekuensinya, para anggota partai mendapat keuntungan baik secara idiil maupun materiil.

4. H. Soltou

Partai Politik adalah sekelompok warga negara yang terorganisir dan bertindak sebagai suatu kesatuan politik yang memanfaatkan kekuasaannya untuk memilih, menguasai pemerintahan, dan melaksanakan kebijaksanaan umum.

5. Mac Iver

Partai Politik adalah suatu perkumpulan yang terorganisasi untuk menyokong suatu prinsip atau kebijaksanaan politik yang diusahakan melalui cara-cara yang sesuai dengan konstitusi atau UUD.

6. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Partai Politik adalah perkumpulan yang didirikan untuk mewujudkan ideologi politik tertentu.

7. Undang Undang

Pengertian partai politik menurut UU No.2 Tahun 2008 tentang partai politik adalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsa dan negara, serta memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Tugas Partai Politik

Tujuan utama dari partai politik itu sendiri adalah untuk mendapatkan kedudukan atau kekuasaan politik di suatu negara. Demi mencapai tujuannya, partai politik menggunakan cara cara yang bersifat konstitusional. Adapun tugas partai politik secara lebih spesifik, antara lain:

  1. Mengajak masyarakat untuk berpartisi dalam sebuah keputusan politik, agar setiap pendapat partai politik menjadi sebuah kebijakan bagi seluruh rakyat.
  2. Melakukan proses penyeimbangan pendapat agar tidak terjadi suatu perpecahan dalam sebuah negara, dan membentuknya menjadi kebijakan bersama yang dapat diterima oleh seluruh masyarakat.
  3. Melakukan proses penyampaian aspirasi rakyat kepada pemerintah, demi mewujudkan pemerintahan dengan sistem yang lebih baik.
  4. Melakukan kegiatan perekrutan, dan melatih para kandidat yang nantinya akan ditunjuk sebagai orang yang menjabat di kursi pemerintahan.

Fungsi Partai Politik

Partai politik juga mempunyai beberapa fungsi, antara lain:

1. Sebagai Media Komunikasi

Partai politik adalah suatu media komunikasi dari pemerintah kepada rakyat, dan atau juga dari rakyat kepada pemerintah. Partai politik harus bisa menampung aspirasi masyarakat, mengumpulkan informasi, dan meneruskannya kepada pemerintah. Melalui komunikasi ini, diharapkan pemerintah dapat lebih mudah menentukan kebijakan strategis dalam menjalankan pemerintahan.

2. Sebagai Media Sosialisasi

Sosialisasi ini menjadi sebuah promosi bagi partai politik terhadap masyarakat agar masyarakat mau memilih partainya. Sosialisasi yang baik, akan semakin memungkin masyarakat untuk menyukainya dan memilih partai politik tersebut sebagai pemimpin.

3. Sebagai Media Perekrutan

Partai politik berfungsi melakukan penyeleksian pada sekelompok orang ataupun orang secara pribadi untuk dibentuk menjadi seorang pemimpin yang kompeten. Pemimpin itu dapat berarti pemimpin bagi partai itu sendiri, ataupun pemimpin sebuah pemerintahan termasuk presiden dan wakil presiden.

4. Sebagai Media Pencegah Konflik

Dalam suatu pemerintahan atau pun sistem suatu negara selalu ada saja orang orang mempunyai pandangan dan pendapat yang berbeda. Demi menghindari sebuah konflik maka disini peran partai politik harus mampu menjadi penampung perbedaan pendapat atau pun persoalan lainnya dengan cara berdialog. Dialog tersebut dibawa kepada dewan perwakilan rakyat seperti DPR, DPRD, dan juga camat). Diharapkan dialog tersebut dapat menemukan keputusan politik yang paling tepat untuk menyelesaikan sebuah masalah.

Fungsi Partai Politik di Negara Demokrasi

Fungsi partai politik di dalam Negara demokrasi, yaitu diantaranya :

1. Sebagai Sarana Sosialisasi

Sosialisasi diartikan sebagai proses dimana seseorang memperoleh sikap dan orientasi terhadap fenomena politik, yang umumnya berlaku dalam masyarakat di mana ia berada. Sosialisasi politik dapat membentuk budaya politik suatu negara.

2. Sebagai Sarana Komunitas Politik

Partai Politik diharapkan dapat menjadi jalan pintas untuk menyalurkan berbagai macam suara maupun aspirasi masyarakat agar sampai ke pemerintah. Selain itu, partai politik juga berfungsi untuk menyebarluaskan keputusan dan kebijakan-kebijakan pemerintah. Maka dalam hal ini fungsi partai politik berperan sebagai perantara antara pemerintah dan masyarakat. Jika partai politik tidak berfungsi demikian, maka akan terjadi ketimpangan dan penyalahgunaan partai politik untuk kepentingan kelompok maupun golongan.

3. Sebagai Sarana Rekrutmen Politik

Partai politik menjadi wadah untuk menampung dan penyeleksian kader-kader politik yang nantinya akan meneruskan kepemimpinan suatu pemerintahan dengan jabatan tertentu. Partai politik memperluas perannya dalam membuka kesempatan bagi warga negara untuk turut serta berpartisipasi politik dalam suatu negara. Partai politik senantiasa melahirkan kader-kader yang potensial dalam setiap perkembangannya dalam persaingan perpolitikan. Hal itu dilakukan dengan merekrut anggota-anggota muda yang berbakat dan memberikan pembekalan kader-kader muda.

4. Sebagai Sarana Pengatur Konflik

Dalam suatu negara demokrasi seperti Indonesia, perbedaan pendapat tentunya menjadi hal yang wajar. Ragam suku, etnis, budaya, status sosial, dan lain-lain tentunya tidak jarang menimbulkan  berbagai permasalahan yang dapat mengancam persatuan bangsa, maka dari itu partai politik dituntut untuk dapat mengatasi masalah-masalah tersebut, minimal dapat meredakan dan menjadi penengah antara pihak yang bertikai.

Perbedaan dan persaingan ini selalu menjadi hal yang harus ditangani partai politik sebagai wujud perdamaian politik suatu negara. Fungsi partai politik harus mampu menciptakan suasana harmonis diantara kalangan masyarakat serta mencontohkan persaingan-persaingan sehat dalam mencapai tujuan.

5. Sebagai Sarana Kontrol Politik

Fungsi partai politik di Negara demokrasi seperti ini adalah untuk membantu mengingatkan dan meluruskan kebijakan-kebijakan pemerintah. Karena dalam menetapkan keputusan-keputusan maupun kebijakam terkadang terjadi kesalahan maupun kekeliruan yang tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat.

Disinilah fungsi partai politik sangat dibutuhkan. Kontrol kebijakan dilakukan untuk membatasi kesewenang-wenangan pemerintah yang dapat merugikan rakyat. Selain itu, partai politik juga melakukan pengawasan serta pertinjauan terhadap pelaksanaan jalannya kepemerintahan agar dapat berjalan baik sebagaimana mestinya.

6. Sebagai Sarana Pertisipasi Politik

Partai politik berfungsi untuk mempengaruhi kebijakan-kebijakan pemerintah. Hal tersebut dikarenakan partai politik menerima dan menampung aspirasi masyarakat dalam melaksanakan pembangunan nasional.

Negara dengan sistem demokrasi tentunya membutuhkan peran partai politik sebagai penampung suara masyarakat untuk disalurkan kepada pemerintah. Tanpa adanya partisipasi ataupun keterlibatan partai poltik, kebijakan-kebijakn yang dibuat pemerintah tentunya tidak dapat di ubah jika tidak sesuai dengan kondisi masyarakat.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *